Ipuk Siapkan Program Pengembangan Kreativitas Anak Muda Banyuwangi

BANYUWANGI – Calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, ke depan pemerintah daerah wajib memfasilitasi pengembangan kreativitas anak muda di bidang motor custom.

Cabup yang diusung PDI Perjuangan di Pilkada Banyuwangi 2020 itu telah menyiapkan program pengembangan kreativitas anak muda, di antaranya di sektor otomotif.

“Dengan difasilitasi, konsisten didampingi, ada pelatihan dan sebagainya, sangat mungkin lahir banyak builder motor hebat seperti Mas Enggal,” kata Ipuk, saat berkunjung ke bengkel Enggal Modified, di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Minggu (18/10/2020).

“Bahkan ini berpotensi menjadi sektor ekonomi baru, di mana Banyuwangi akan dikenal sebagai referensi bengkel motor custom. Itu akan ikut membuka lapangan kerja,” tambah Ipuk, yang didampingi Enggal Purna Prahara, pemilik workshop modifikasi motor itu.

Bengkel tersebut menjadi buah bibir di jagat nasional setelah menjuarai ajang modifikasi nasional pada tahun lalu.

“Dari Mas Enggal ini kita belajar, bagaimana hobi apabila ditekuni dan diseriusi bisa menjadi sesuatu yang kreatif, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Di bengkel Enggal, Ipuk mengagumi karya-karya modifikasi motor pria asli Banyuwangi itu. Ipuk berkeliling bengkel melihat berbagai jenis motor, mulai dari motor tua hingga sepeda BMX yang dimodifikasi.

Bahkan Ipuk mengorek informasi dari Enggal, mulai awal pendirian bengkel, cara modifikasi, manajemen, dan marketing.

Menurut Ipuk, apa yang dilakukan Enggal patut ditiru anak muda Banyuwangi lainnya. “Mas Enggal ini mengajak anak-anak jalanan dan kurang mampu untuk belajar dan bekerja di bengkelnya. Setelah itu dia bina agar mereka bisa mandiri,” kata Ipuk.

Enggal sendiri mengawali usahanya dari hobi main motor. Mulai 2005 dia berani bongkar pasang motor. Baru satu tahun di 2006 mulai terima order modifikasi.

“Awalnya hanya terima order dari teman-teman dulu. Dan akhirnya banyak order dari luar setelah melihat hasil yang saya kerjakan,” bebernya.

Dia tidak memiliki aliran khusus. Tidak hanya motor, dia juga memodifikasi BMX cub, street cub sampai moge beraliran sport dan klasik atau H-D. Berkat kegigihannya, nama Enggal telah dikenal di dunia modifikasi baik nasional maupun internasional.

Dia berkali-kali meraih juara modifikasi. Salah satunya The Greatest Bike Suryanation Motorland 2019, dan lainnya.

Enggal berharap, ke depan Banyuwangi bisa memberi wadah pada industri kreatif motor. “Saya melihat Bu Ipuk memiliki perhatian pada industri kreatif. Karena itu kami berharap agar ada wadah untuk industri kreatif motor,” pinta Enggar.

Menurut Enggal industri kreatif motor memiliki potensi yang sangat besar. Di bengkelnya misalnya, ada 30 orang yang belajar dan bekerja.

“Kami tanamkan suatu saat mereka membuka bengkel sendiri. Selanjutnya bisa membuka tim sendiri. Bisa saling lempar pekerjaan. Peluangnya lebih dan besar,” ujarnya. (goek)