Injury Time, PDI Perjuangan Kota Kediri Daftarkan Pak Dokter

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan yang sebelumnya mendukung petahana, secara mengejutkan mengusung pasangan calon (paslon) dr. Samsul Ashar dan Teguh Junaidi.

Pasangan cawali-cawawali yang juga diusung Partai Hanura ini didaftarkan ke KPU Kota Kediri, kurang dari dua jam sebelum pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota ditutup.

Sempat terganjal urusan administrasi dan belum hadirnya para pengurus partai pendukung. Akhirnya pasangan Pak Dokter, sapaan akrab dr. Samsul resmi mendaftar di KPU pada Rabu (10/1/2018) pukul 22.30 wib.

Dalam sambutannya, Pak Dokter yang pernah menjabat Wali Kota Kediri ini optimistis bisa memenangkan Pilkada 2018 pada tahun ini.

“Saya berdiri di sini, merasa bangga atas dukungan PDIP dan Hanura, dikawal para pengurusnya bisa maju dalam pilkada. Kami yakin bisa menang pada ini,” kata Samsul.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Junaidi, yang merupakan kader PDI Perjuangan asal Kota Surabaya.

“Saya memilih menjadi warga Kota Kediri, mendampingi Pak Dokter dalam pilkada serentak tahun ini,” terangnya.

Disela – sela acara, Ketua DPP PDI Perjuangan Mindo Sianipar yang juga hadir menyatakan bahwa kedatangannya di Kota Kediri untuk mengawal paslon yang diberangkatkan berdasarkan rekom dari PDIP.

“Kehadiran kami membuktikan jika PDIP solid dan kami mengamankan surat telah dikeluarkan partai,” terang Mindo.

Bisa dipastikan dalam Pilkada Kota Kediri, terdapat tiga Paslon yang merebutkan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri.

Yaitu paslon petahana, Abdullah Abu Bakar dan Hj. Lilik Muhibbah, Aizzudin dan Sujono Teguh Wijaya kemudian dr. Samsul Ashar dan Teguh Junaidi. (arif)