Ini, Tiga Paslon dari Jatim yang Mendapat Rekomendasi PDI Perjuangan

JAKARTA – PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pilkada serentak 2020. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bambang Wuryanto mengumumkan nama-nama tersebut di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/2/2020) siang .

“Hari ini PDI Perjuangan kembali mempelopori suatu tradisi di dalam Pilkada serentak yang kita jadikan sebagai momentum untuk penguatan kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin,” kata Hasto.

Nama-nama yang diumumkan pada gelombang pertama ini sebagian besar merupakan kepala daerah petahana atau incumbent. Seperti pasangan Olly Dondokambey – Steven Kandouw, yang merupakan petahana gubernur dan wakil gubernur Sulut di Pilkada Serentak 2020.

“Kebanyakan adalah kader PDI Perjuangan sendiri,” imbuh Hasto.

Jumlah wilayah yang menggelar Pilkada 2020 mencapai 270 daerah. Pengumuman paslon untuk daerah lainnya akan dilakukan pada gelombang berikutnya.

Di Jawa Timur, Dari 19 kabupaten/kota yang menggelar pilkada, ada tiga paslon dari Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Sumenep yang diumumkan di gelombang pertama.

Jago PDI Perjuangan di Pilkada Ngawi yang rekomendasi sudah turun hari ini adalah pasangan Cabup-cawabup Ony Anwar – Dwi Rianto Jatmiko. Sedang untuk Kabupaten Malang rekomendasi turun untuk paslon H.M Sanusi – Didik Gatot Subroto.

Sementara, rekomendasi bagi jago PDI Perjuangan di Pilbup Sumenep 2020 jatuh pada pasangan Achmad Fauzi – Dewi Khalifah.

Ketiga calon bupati yang mendapat rekomendasi statusnya adalah petahana alias incumbent. Saat ini, Ony Anwar menjabat Wabup Ngawi, H.M Sanusi Plt Bupati Malang, dan Achmad Fauzi saat ini Wabup Sumenep. (goek)