Ini, Salah Satu Kunci Sukses Risma Dua Periode Pimpin Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi keynote speaker dalam talk show interaktif yang diselenggarakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Surabaya di Gedung Siola, Surabaya, Sabtu (21/9/2019).

Mengusung tema “Inovasi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”, talk show interaktif ini diselenggarakan untuk memperingati HUT IJTI ke 21.

Dalam kesempatan itu, Risma sapaan akrab Tri Rismaharini, mengungkapkan untuk menghadapi industri 4.0 hal yang paling dibutuhkan adalah inovasi-inovasi baru untuk tetap bisa bertahan dan eksis.

“Di dunia ini sesuatu yang langgeng adalah perubahan maka dari itu kita harus bisa bertahan atau survive di kondisi apapun, walaupun itu dengan susah payah,” ucap Risma.

Lebih lanjut, alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini membocorkan, salah satu kunci dirinya sukses selama dua periode memimpin Surabaya adalah kekuatan jejaring dan dukungan lingkungan.

Dia menyampaikan, bahwa tidak mungkin suatu keberhasilan tidak disupport oleh lingkungannya. Jadi, kata Risma, jangan pernah merasa diri kita sukses kalau hanya sendiri.

“Termasuk di industri four point zero kuncinya adalah kebersamaan dan jejaring,” ucap wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Selain Risma, sejumlah kepala daerah juga menjadi pembicara dalam acara ini. Di antaranya Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Para pembicara memaparkan keberhasilan hingga terobosan mereka di beberapa sektor yang berhasil didigitalisasikan.

Tujuan diadakannya talk show interaktif ini yaitu untuk memberikan pemahaman pada masyarakat, bahwa era digital sudah di depan mata sehingga penting bagi masyarakat tahu perkembangan era digitalisasi masa kini. Apalagi bagi kepala daerah yang tengah menjalankan roda pemerintahan.

Ketua IJTI Korda Surabaya, Lukman Rozak mengatakan, kepala daerah yang diundang memaparkan terobosan barunya dibidang digitalisasi.

“Contohnya seperti digitalisasi di bidang pelayanan publik, kesehatan hingga kesejahteraan rakyat,” katanya. (goek)