Ini, Program Gus Ipul-Puti untuk Gapoktan dan LMDH

SURABAYA – Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, program Seribu Desa Wisata (Seribu Dewi) dan Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan (Tebar Jala) sangat cocok diterapkan di kawasan selatan Jawa Timur.

“Potensi di kawasan selatan bisa dikembangkan apabila infrastrukturnya berjalan maksimal. Ke depan, kami akan mengoneksikannya dengan program pemerintah pusat. Di antaranya, Jalur Lintas Selatan (JLS) hingga proyek tol,” kata Gus Ipul, kemarin.

Beberapa hari lalu, Calon Gubernur Jatim nomor urut dua ini bertemu dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kabupaten Tulungagung, di GOR Campurdarat, Tulungagung. Acara ini diikuti ribuan anggota kedua organisasi tersebut.

Ketua Gapoktan Kabupaten Tulungagung, Imam Muslim, menyebut bahwa anggotanya yang berasal dari berbagai daerah di Tulungagung siap untuk memenangkan pasangan Gus Ipul dan Cawagub Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018.

“Insya Allah, kalau Gus Ipul yang jadi, hasil produksi pertanian kita lebih barokah. Sebab, kita dipimpin oleh tokoh pilihan kiai,” kata Imam.

Tak hanya itu, Imam juga mengusulkan kepada Gus Ipul, berbagai potensi Tulungagung yang bisa dikembangkan. Di antaranya wisata berbasis pertanian. Misalnya, kampung air, kampung ikan, hingga kampung belimbing.

“Ada beberapa hal potensi yang bisa dikembangkan di Tulungagung. Terkait sarana dan prasarana jalan harus dioptimalkan karena sekaligus bisa mengembangkan wisata. Utamanya, wisata berbasis alam dan pertanian,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan, melalui program Seribu Dewi dan Tebar Jala, diharapkan akan banyak agropolitan atau kawasan kota pertanian yang tumbuh.

“Agropolitan ini yang nantinya berpotensi dikembangkan ke sektor wisata. Sehingga, akan sekaligus menunjang program “Seribu Dewi”,” ujar Wakil Gubernur Jatim dua periode ini.

Untuk mengembangkan hal itu, Gus Ipul nantinya akan berkoordinasi dengan jajaran Gapoktan di masing-masing daerah. “Pemerataan pembangunan harus berdampak ke sektor lain. Di antaranya, sektor wisata dan pertanian,” ucapnya.

Selain mengenalkan program agropolitan berbasis wisata, Gus Ipul juga menjelaskan program Cooperative Farming untuk meningkatkan hasil pertanian. Dengan sistem ini, potensi hasil pertanian bisa meningkat hingga 52 persen.

Sementara untuk menjaga harga agar tetap stabil saat panen, Gus Ipul juga menyiapkan BUMD Pangan. BUMD ini akan bersinergi dengan Bulog untuk menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. (goek)