Ini Harapan Mukiyem, Pengasuh Joko Widodo

imageBOYOLALI –Jokowi presiden terpilih bagi Mukiyem adalah kebanggaan. Di Dukuh Demen, Desa Jeron, Nogosari Boyolali, Mukiyem hidup sehari-hari.

Mukiyem merupakan pengasuh presiden terpilih 2014, Joko Widodo, ketika masih kecil. Masa-masa itu masih dikenangnya sampai sekarang, saat dimana seorang Joko Widodo hampir pasti menjadi orang nomor satu Indonesia.

Pribadi Jokowi yang sederhana dan pendiam sudah terlihat sejak kecil, begitu kalimat pertama yang dikatakan Mukiyem saat menggambarkan sosok mantan Wali Kota Solo tersebut. Menurutnya Jokowi merupakan anak kecil yang penurut dan rukun dengan saudaranya.

“Joko itu pendiam, jujur dan penurut. Kalau sama saudara-saudarany juga rukun jarang berebutan mainan,” katanya saat ditemui Espos di rumahnya, Jumat (1/8/2014).

Mukiyem mengasuh Jokowi sejak berumur 1,5 tahun sampai berusia enam tahun. Mukiyem merawat Jokowi beserta kedua adiknya yaitu Iit Sriyantini dan Ida Yati. Mukiyem berhenti mengasuh ketika ia dilamar suaminya untuk menikah.

“Saya berhenti mengasuh ketika hendak menikah dengan suami, saat itu Joko berusia enam tahunan tepatnya kelas 1 SD,” tutur Mukiyem.

Momen yang paling diingat oleh Mukiyem adalah ketika Jokowi kecil berlarian di sekitar rel dan terjatuh. Saat itu dahinya membentur rel dan mengeluarkan darah banyak. Selain itu ia juga pernah menggendong dari Alun-alun Utara Solo sampai rumahnya di Srambatan.

“Saat itu nonton sekaten, Joko ketinggalan teman-temannya yang sudah pulang. Saya menggendong dia sampai rumah dan dia tertidur dalam gendongan saya,” ujar mukiyem sembari tersenyum.

Saat ini Mukiyem berharap kepribadian Jokowi tetap dan tidak berubah meskipun menjadi orang nomor satu Indonesia. Ia ingin Jokowi tetap sederhana, jujur dan tetap peduli kepada rakyatnya. Kini aia hany bisa berdoa semoga Jokowi yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri tersebut dapat membawa Indonesia kea rah yang lebih baik.

“Saya harap Joko tetap jujur dan peduli terhadap rakyat, dan membawa Indonesia menjadi baik lagi. Sehingga ke depannya dapat dipilih kembali menjadi presiden,” Pungkasnya. (Solopos)