Jumat
25 September 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Ajakan Risma untuk Komunitas Programmer dan Pegiat Mural

pdip-jatim-risma-co-working-siola

SURABAYA – Pemkot Surabaya mendorong komunitas-komunitas anak muda di Kota Pahlawan agar bisa bersinergi guna menghadapi era yang serba digital atau industri 4.0.

Wali Kota Tri Rismaharini dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas agar siap menghadapi era industri 4.0.

“Ini agar warga Kota Pahlawan, khususnya kaum milenial tidak ketinggalan. Sehingga mereka diharapkan mampu untuk terus berkompetisi di era itu,” kata Risma di lantai 3 koridor Co-Working Space, Siola Surabaya, Minggu (25/8/2019).

Menurut dia, karya animasi untuk anak-anak merupakan potensi besar untuk bisa dikembangkan dalam rangka menghadapi era industri 4.0. Terlebih, ia melihat, fenomena karya-karya animasi yang biasa ditonton anak-anak adalah hasil karya dari mancanegara.

“Jadi ini potensinya sangat besar sekali kalau kita mau menggarapnya. Jumlah penduduk Indonesia ini kan lebih dari 200 juta dan mungkin taruhlah 15-20 persennya adalah anak-anak itu yang harus kita kejar,” ujarnya.

Wali Kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, peluang yang besar itu wajib diisi warga Indonesia, khususnya penduduk di Surabaya. Pihaknya melihat, potensi ini dimiliki komunitas pegiat mural, animasi, maupun programmer terutama dari Kota Surabaya.

Untuk itu, pihaknya akan terus memberikan motivasi kepada para komunitas programmer dan pegiat mural se-Surabaya agar bisa mengambil peluang tersebut.

Bahkan Pemkot Surabaya sudah memfasilitasi dengan memberikan ruang khusus bagi mereka untuk mengembangkan karyanya yakni di lantai 3, Koridor Co-Working Space, gedung Siola Surabaya.

“Ini akan menjadi karya luar biasa jika kalian kolaborasi. Ini eranya kolaborasi industri 4.0,” katanya.

Jika selama ini yang ditonton anak-anak yakni film kartun karya luar, lanjut dia, maka anak-anak Indonesia harus bisa menciptakan karya yang dikonsumsi masyarakatnya sendiri. Bahkan ia yakin jika ini terus didorong maka akan berhasil.

“Saya yakin anak-anak Surabaya bisa menciptakan kartun dari cerita sejarah yang dimiliki Indonesia untuk dijadikan kartun yang populer di era saat ini,” kata dia.

Meski demikian, lanjut Risma, potensi-potensi itu harus terus didorong agar bergerak.

Namun, tidak hanya dalam bentuk film kartun. Tapi bisa bentuk iklan layanan masyarakat, ataupun iklan komersil juga bisa dikerjakan dari animasi ini.

“Karena yang semacam itu membuat orang tertarik dan ini merupakan kampanye baru yang bisa digunakan sebagai media mendidik anak-anak,” tuturnya.

Dia menilai, hal ini akan mudah dilakukan jika tiap-tiap komunitas saling bersinergi, misalkan komunitas mural biasanya menggambar di bidang kosong seperti tembok. Dari media tembok kemudian bisa diterapkan ke elektronik.

“Dari yang biasanya menggunakan bidang kosong ditumpahkan ke media eletronik, karena potensi itu harus dikembangkan,” kata Risma.

Risma berharap, warga Kota Surabaya, khususnya kaum milenial mulai bergerak untuk mengisi potensi-potensi itu. Sehingga nantinya upaya-upaya yang dilakukan ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.

“Saya berharap supaya mereka mampu berperan di negerinya sendiri dan tidak menjadi penonton saja,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...