Ingin Religius-Nasionalis Bersatu, 22 Kyai Sepuh Dukung Gus Ipul-Mbak Puti

JEMBER – Para kyai sepuh di Jawa Timur menginginkan kaum religius dan nasionalis bersatu di provinsi ini. Karena itu, mereka mendukung dan siap memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) – Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) di Pilkada Jatim 2018.

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, KH Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, Gus Ipul sudah mendaftar ke KPU Jatim berpasangan dengan Mbak Puti, cucu Bung Karno.

“Kita harus mendukung, karena kiai sepuh saja ikut mendaftarkan Gus Ipul ke KPU sambil berjalan kaki,” kata KH Mutawakkil, saat di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember, Kamis (25/1/2018).

Kyai yang juga Ketua PWNU Jawa Timur ini mengakui banyak pihak yang menginginkan kader Nahdlatul Ulama (NU) maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Dengan melihat berbagai fakta di lapangan, pihaknya memutuskan untuk mendorong Gus Ipul sebagai kader NU yang maju. Dukungan ini sebagai bentuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum, bukan golongan.

Selain itu, Kyai NU ini menginginkan supaya ada sinergi antara kaum religius dengan nasional. Kaum religius diwakili Gus Ipul, sedangkan kaum nasionalis diwakili Puti.

Bersatunya kedua massa ini diyakini akan membawa Jawa Timur lebih maju dan makmur. “Ketika mendengar berpasangan dengan Mbak Puti , saya berpikir nantinya bisa membawa kejayaan Indonesia,” ujarnya.

Dengan bersatunya religius-nasionalis, sebutnya, maka tantangan Indonesia dalam menghadapi persoalan seperti liberalisme kapitalisme dan kelompok politisasi agama bisa teratasi.

Untuk itu, para kyai sepuh menginginkan supaya pemimpin Jatim terus menggelontorkan nasionalisme, dengan tujuan keutuhan bangsa.

Terkait keputusan kyai sepuh menunjuk Gus Ipul sebagai calon gubernur, menurut Mutawakkil,  tidak dilakukan secara sepintas. Namun membutuhkan proses yang sangat panjang.

Para kyai, ungkapnya, telah melakukan berbagai kajian dan renungan, termasuk meminta petunjuk pada sang pencipta.

Dari seluruh proses yang dilakukan, kyai sepuh Jatim sepakat memanggil Gus Ipul untuk memimpin Jatim. Apalagi, Gus Ipul telah melalui proses bimbingan untuk menerima perintah para kyai dan mengikuti Pilgub Jatim.

“Jadi saya rasa pilihan kyai ini harus didukung. Gus Ipul dipilih karena memiliki tugas yang berat, yakni menyebarkan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan kyai ini semakin kuat, karena Gus Ipul mendapatkan pasangan yang sangat ideal. Gus Ipul, ungkap dia mendapatkan dukungan partai terbesar kedua di Jatim yakni PDI Perjuangan.

PDIP menyetujui Gus Ipul maju dengan berpasangan dengan Puti. Puti dianggap pantas mendampingi Gus Ipul lantaran sepak terjangnya untuk memajukan Indonesia sangat kuat.

Sebagai seorang pendidik, Puti ingin mengusung kesejahteraan ekonomi kerakyatan. Artinya, Puti lebih mementingkan mengangkat derajat ekonomi masyarakat dari pada kepentingan pribadi. (goek)