Indopolling Network: Di Bojonegoro-Tuban, Elektabilitas Jokowi Unggul Jauh

TUBAN – Di Kabupaten Bojonegoro danTuban, elektabilitas calon petahana Joko Widodo-Ma’ruf Amin jauh di atas penantangnya, Prabowo-Sandiaga. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Indopolling Network yang dirilis Selasa (15/1/2019) kemarin.

Survei terhadap dua pasangan calon (paslon) tersebut dilakukan di Dapil IX Jatim, Bojonegoro-Tuban, dalam kurun waktu 11-21 Desember 2018.

Survei melibatkan 880 responden, dengan sampling per kelurahan 10 responden. Hasilnya, Jokowi unggul telak atas Prabowo.

Direktur Riset Indopolling Network, Dewi Arum Nawangwungu, mengatakan, Jokowi-Maruf unggul dari Prabowo-Sandi, baik di survei terbuka maupun tertutup. Adapun pertanyaan ke responden yaitu seandainya pilpres dilakukan hari ini siapa paslon yang dipilih.

“Di survei peta elektoral pilpres, baik terbuka maupun tertutup Jokowi-Maruf Amin unggul dari Prabowo,” kata Dewi.

Untuk survei pemilihan yang dilakukan secara terbuka, Jokowi-Ma’ruf elektabilitasnya mencapai 49,2 persen, dan paslon 02 mendapat 9,4 persen. Sebanyak 41,4 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab.

Sedangkan untuk survei tertutup Jokowi-Maruf mendapat 54,1 persen, Prabowo-Sandi mendapat 10,2 persen, yang menyatakan tidak tahu atau tidak jawab 35,7 persen.

“Di sini dapat dilihat Petahana unggul telak dari Prabowo-Sandi. Itu dapat kita lihat dari persentase angka yang terpaut jauh,” jelas Dewi.

Mayoritas masyarakat di dapil Jatim IX juga menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi – JK .

“Tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi di dapil IX Jatim  mencapai 78,1%. Meski demikian masih terdapat 13,6% publik di dapil Jatim IX yang tidak puas. Sisanya 8,2% tidak menjawab,” ungkapnya .

Kinerja pemerintahan Jokowi – JK mendapatkan apresiasi yang cukup baik dan dianggap berhasil dalam hal  penyelenggaraan pendidikan terjangkau (78,8%), penyelenggaraan layanan kesehatan (77,8%), pembangunan infrastruktur (70,1%) menyediakan kebutuhan pokok (67,8%).

Kinerja yang  masih dianggap kurang berhasil oleh publik di dapil Jatim IX di antaranya dalam  hal penyediaan lapangan kerja dan pemberantasan korupsi. Dia menambahkan, dari hasil survei yang dilakukan terdapat sampling eror kurang lebih 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen untuk Bojonegoro dan Tuban. (goek)