Ida Bagus Ajak 3 Pilar Partai di Nganjuk Makin Kuat

NGANJUK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Ida Bagus Nugroho mengajak tiga pilar Partai di daerah pemilihan (dapil) XI Jatim, khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk, menjaga sinergi dan koordinasi yang selama ini terjalin dengan baik.

“Saya berharap sinergi tiga pilar di Kabupaten Nganjuk makin kuat, dan terus terjadi koordinasi yang baik,” kata Ida Bagus, kemarin.

Legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menambahkan, jika hubungan tiga pilar terjaga dengan baik, dia yakin akan berdampak positif bagi kemakmuran masyarakat. Juga demi keberhasilan pemerintahan di Kabupaten Nganjuk.

“Karena itu, hubungan antara Partai, eksekutif dan legislatif, harus baik. Jangan harap masyarakat bisa sejahtera jika hubungan tiga pilar tidak selaras, serasi dan seimbang,” ujarnya.

Harapan ini, ungkap Mas Bagus, sapaan akrabnya, sudah dia tekankan saat pasca menggelar reses dibeberapa titik di Kabupaten Nganjuk.

Selama melakukan Jaring Aspirasi/Reses, Ida Bagus selalu mengajak anggota fraksi PDIP DPRD dan pengurus PDI Perjuangan setempat untuk memaksimalkan kebutuhan masyarakat di era Pandemi Covid 19.

Mereka sangat antusias dengan acara reses. Hal ini terlihat saat sesi tanya jawab, mereka bergantian menyampaikan pertanyaan, usulan, masukan, dan lainnya, kepada Ida Bagus Nugroho.

Bagi dia, reses ini merupakan yang kedua di tahun anggaran 2020 sebagai anggota DPRD Jatim. Menurutnya, reses dimulai 13 September 2020 .

Selama 7 hari masa reses, dia melakukan pertemuan untuk menjaring aspirasi masyarakat di beberapa titik. Yakni diawali di Desa  Tanjung kalang Kecamatan Ngronggot dan di Akhiri di  Desa Wengkal Kecamatan Rejoso.

Dia menyebutkan, reses ini adalah bentuk tanggung jawab seorang anggota dewan dengan rakyat yang diwakilinya, dan juga sebagai mediasi antara partai dan konstituennya.

Menurutnya, melalui reses, tentu banyak masukan dari masyarakat di tingkatan bawah. “Apapun yang mereka sampaikan, akan saya teruskan dan kita bahas dalam komisi. Tentunya dengan skala prioritas dan yang relevansi dengan musrenbang,” tuturnya.

Untuk itu, imbuh Bagus, di tiap titik reses, dia selalu menyampaikan kepada masyarakat yang hadir agar memiliki skala prioritas yang akan diusulkan. “Sebab hal ini akan mempermudah realisasi pengusulannya,” pungkas politisi asal Desa Sonoageng Kecamatan Prambon ini. (endyk)