HMPG Bentuk Koperasi, Dekopin: Petani Garam Bisa Makin Kuat dan Sejahtera

SURABAYA – Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) menandatangani MoU dengan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur dalam pembentukan Koperasi Garam di Hotel Dafam Signature Surabaya, Rabu (18/11/2020). Pembentukan Koperasi Garam ini sebagai langkah konkret mengatasi persoalan di masyarakat petani garam.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sri Untari Bisowarno dalam pengarahannya menegaskan peran penting koperasi, yang memiliki karakter keadilan bagi anggotanya.

“Petani garam bisa semakin kuat dan sejahtera sebab dinaungi kelembagaan. Dekopin akan membantu agar memunculkan koperasi karena potensi koperasi garam/pesisir ini sangat besar. Apalagi di Jatim total lahan garamnya separuhnya dari nasional, tapi belum ada koperasi garam,” kata Untari.

Perempuan yang juga menjabat sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga menjelaskan potensi garam di Indonesia, terutama Madura sangat besar dalam menopang kebutuhan pasar Indonesia. 

“Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki lahan pegaraman potensial sekitar 34.731 ha dan sampai tahun 2009 lahan produktif sekitar 20.089 Ha,” bebernya.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini juga mengingatkan pentingnya berada di bawah naungan lembaga yang bernama koperasi.

Dengan tebentuknya koperasi garam, terang Untari, Dekopin akan mudah dalam melakukan pembinaan dan pengembangan petani garam. Sebab koperasi adalah wadah ekonomi yang berasaskan kekeluargaan.

“Dengan koperasi garam ini, kita berharap masyarakat petani garam bisa berdaulat, baik dalam memenuhi kebutuhannya, maupun dalam menopang kebutuhan pasar kita akan garam,” ujar Untari. (set)