Hasto Sekretaris Tim Kampanye KIK, Ketua Masih di Kantong Jokowi

JAKARTA – Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan beberapa struktur organisasi tim kampanye nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang telah terbentuk.

Struktur organisasi tim kampanye nasional pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin itu sesuai hasil rapat koordinasi sembilan sekjen partai koalisi pendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018) malam.

“Sebagai wakil ketua tim kampanye, jadi organisasi tim kampanye sudah bisa berjalan, adalah Bapak Lodewijk Paulus Sekjen Golkar,” kata Hasto, usai rapat.

Kemudian, wakil ketua tim kampanye pemenangan akan dibantu Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Sekjen Partai Hanura Herry Lontung.

Sementara, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni, akan bertindak sebagai wakil sekretaris tim kampanye nasional pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Posisi sekretaris tim kampanye nasional dipegang oleh Hasto sendiri. “Jadi, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dengan demikian tim kampanye langsung bisa bekerja,” ujar Hasto.

Sedang untuk ketua tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, dalam dalam rapat koordinasi yang langsung dipimpin Jokowi tersebut belum mencapai keputusan.

“Tadi sudah diputuskan sesuai arahan Bapak Jokowi, bahwa ketua tim kampanye itu masih di dalam kantong beliau,” jelas Hasto.

Dalam rapat itu, kata Hasto, Jokowi langsung memberikan arahan-arahan dan penajaman-penajaman mengenai langkah stategis yang akan diambil oleh tim kampanye nasional.

Hasto menambahkan, Koalisi Indonesia Kerja langsung bergerak cepat dan akan menggelar pelatihan ke beberapa divisi pada Senin (13/8/2018). “Besok kami langsung bergerak cepat mengadakan pelatihan juru bicara yang bertepat di Hotel Orio,” kata Hasto.

Soal ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, sebelumnya Jokowi menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah bersedia. “Iya (sudah bersedia). Saya sudah bicara dengan beliau,” ujar Jokowi, usai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.

Jokowi mengatakan, keputusan pemilihan ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf ada di tangannya. Oleh karena itu, dia sudah berbicara dengan JK.

Sebelumnya, Kalla sendiri mengaku siap mempertimbangkan untuk menjadi tim sukses atau tim penasehat Jokowi-Ma’ruf Amin, bila ada tawaran masuk.

“Saya tetap menjanjikan, kan untuk membantu Pak Jokowi. Jadi, sedang saya pertimbangkan bagaimana cara yang terbaik,” kata dia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018). (goek)