Hasto: Pembentukan Kementerian Baru Sejalan dengan Hasil Kongres V

JAKARTA – PDI Perjuangan mendukung penuh keputusan Presiden RI, Joko Widodo yang membentuk dua kementerian baru yaitu ekonomi kreatif dan investasi.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan keputusan Jokowi dengan membentuk kementerian baru sejalan dengan hasil Kongres V PDI Perjuangan.

Seperti diketahui, PDI Perjuangan juga memasukkan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, dan Ketua Bidang Industri dan Investasi ke dalam struktur partai.

Hasto menegaskan, struktur tersebut senafas dengan desain kabinet lima tahun mendatang

“PDI Perjuangan juga memberikan landasan ideologis atas tugas kementerian tersebut, termasuk politik investasi guna memperkuat kedaulatan Indonesia di bidang ekonomi,” kata Hasto di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Untuk mendukung kebijakan Jokowi lima tahun mendatang, Hasto mengungkapkan PDIP menilai pentingnya membangun inbond logistic melalui penguatan infrastruktur digital secara terintegrasi, penguatan manajemen, pemasaran, dan kemampuan produksi dengan menerapkan teknologi proses yang paling tepat yang berpijak pada daya inovasi para pemuda Indonesia.

Hasto mengatakan, ekonomi kreatif dan digital dengan pelaku ekonomi sebagian besar diisi kalangan usia muda produktif, mendapat perhatian luas dari PDIP. Hal ini berangkat dari realitas bagaimana PDI Perjuangan menerima dukungan signifikan dari pemilih muda.

“PDI Perjuangan tercatat sebagai Partai dengan jumlah kepala daerah dan anggota legislatif terbesar yang diisi anak muda,” ungkapnya.

Dengan ruang kepemimpinan muda yang lahir melalui proses rekrutmen dan pendidikan kader tersebut, tambah Hasto, maka pihaknya menyatakan kesiapannya untuk jemput bola atas kebijakan pemerintah yang pro terhadap kaum muda Indonesia untuk berkreasi.

Oleh karena itu, lanjut Hasto, PDIP menyiapkan anak muda untuk aktif secara luas di dunia politik, di lapangan ekonomi, maupun mengekspresikan seluruh energi kreatifnya di bidang kebudayaan.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan akan membentuk dua kabinet baru di periode kedua pemerintahannya bersama Ma’ruf Amin. Dua kementerian itu adalah Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif serta Kabinet Investasi.

“Kita melihat perkembangan dunia yang begitu cepat dan pemerintah ingin merespon itu secara cepat maka ada kementerian-kementerian baru,” kata Jokowi dalam pertemuan dan makan siang bersama sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan sudah memilih menteri muda yang akan masuk ke dalam kabinetnya periode 2019-2024. Calon menteri itu ada yang usianya di bawah 35 tahun, bahkan ada yang di bawah 30 tahun.

Jokowi mengatakan calon menteri muda itu bukan berasal dari partai melainkan profesional dan memiliki pengalaman manajerial kuat.

Menteri usia muda ini, menurut Jokowi akan duduk di kementerian yang lama, bukan yang baru. “Makanya dibutuhkan manajerial yang kuat,” tuturnya. (goek)