oleh

Hasto: Pansus Angket Bukan untuk Bubarkan KPK

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa tujuan Pansus Angket KPK bukan untuk memperlemah ataupun membubarkan lembaga antirasuah.

Menurut Hasto, Pansus Angket KPK yang dibentuk DPR RI, justru untuk mendorong optimalisasi dan transparansi di dalam pemberantasan korupsi itu.

“Karena kita melihat di dalam proses yang sangat tertutup dengan kewenangan yang begitu besar itu, tidak menutup kemungkinan-kemungkinan terjadi penyalahgunaan,” kata Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia menjelaskan, Pansus Angket KPK adalah bentuk check and balance terhadap lembaga antukorupsi itu.

Hasto menambahkan, selama ini PDI Perjuangan menerima kritik soal KPK. “Kami menempatkan hal itu positif. Agar proses akuntabilitas, transparansi di dalam tugas-tugas KPK betul-betul dapat dipenuhi aspeknya,” jelas Hasto.

PDI Perjuangan tidak menutup mata jika dahulu ada oknum KPK yang tidak bisa melepaskan diri dari kepentingan politik. Sehingga PDIP terus melakukan agenda internal untuk memerangi korupsi.

Meski demikian, pihaknya tidak setuju jika manuver angket itu sudah melenceng, hingga ada ancaman untuk membekukan anggaran. Wacana pembekuan angggaran KPK itu pun menuai kritik dari PDIP, karena di luar kewenangan angket.

Pihaknya memastikan, perwakilan PDI Perjuangan pada Pansus Angket KPK akan bersuara paling lantang jika ada upaya pelemahan terhadap KPK.

Seperti saat usulan dari anggota pansus untuk membekukan anggaran KPK, PDI Perjuangan paling keras menyuarakan penolakan.

“Kami meluruskan, tidak ada pembekuan anggaran. Tidak ada pembekuan KPK, yang ada hanyalah sebuah proses agar dengan kewenangan yang penuh itu efektivitas optimalisasi pemberantasan korupsi bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tegas Hasto.

Pihaknya menyadari bahwa persepsi publik terhadap Pansus Angket KPK saat ini negatif. Namun, dia tidak khawatir hal tersebut akan merusak citra dan menurunkan suara PDI Perjuangan.

“PDIP berpolitik bukan sekadar pencitraan semata yang basisnya kosong,” kata Hasyo. (goek)

rekening gotong royong