Hasto Ajak Relawan Tetap Kawal Jokowi-Ma’ruf

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengucapkan terima kasih kepada komunitas relawan yang selama ini ikut bekerja keras memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Dia berpesan, dilantiknya Jokowi-Ma’ruf Amin bukan berarti keterlibatan masyarakat itu selesai. Namun justru makin dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya janji-janji kampanye Jokowi-Ma’ruf demi Indonesia Raya.

Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri syukuran salah satu kelompok relawan, Arus Bawah Jokowi (ABJ) yang diketuai oleh Michael Umbas, di Jakarta, Senin (21/10/2019).

“Saya tahu perjuangan Komunitas Arus Bawah, termasuk menjadi salah satu pelopor gerakan door to door. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Bung Karno pernah bilang tak ada perjuangan yang sia-sia. Akan selalu bawa kebaikan jika dilaksanakan dengan baik,” kata Hasto.

“Buat komunitas Arus Bawah, perjuangan Anda semua luar biasa. Kita teruskan semuanya. Rakyat masih membutuhkan kita untuk datang, dan bersama-sama Jokowi-Maruf Amin memajukan Indonesia Raya,” lanjut dia.

Mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin lalu bicara soal filosofi warna baju putih yang kini sedang tren karena para calon menteri Jokowi yang memakainya. Kata dia, baju putih memang untuk mereka yang mengawal presiden di Istana.

Sementara ABJ, yang biasa memakai warna merah, dan PDIP yang biasa memakai merah dan hitam, memiliki makna lain.

Hasto menjelaskan warna merah mencerminkan sebuah kekuatan sikap yang diwujudkan dalam antusiasme dan aksi. Sementara hitam mencerminkan pekerja keras.

“Maka kitapun harus tetap siap kerja keras, berjuang dengan sebuah keyakinan bahwa di bawah Jokowi-Ma’ruf, Indonesia akan maju, jaya, sentosa. Kita harus terus memberikan dukungan, menjadi jembatan yang baik antara rakyat dengan Pak Jokowi,” kata Hasto.

Dia menambahkan, saat ini Jokowi-Ma’ruf sedang melakukan finalisasi sejumlah calon menteri. Dia mengajak semua relawan berdoa agar para calon itu benar-benar jadi pembantu presiden yang seiring seirama demi kemajuan Indonesia Raya melalui visi Indonesia 2045.

“Maka seluruh jajaran kementerian nanti harus memahami dan satu barisan dengan kebutuhan arus bawah. Kita doakan mereka yang diundang Pak Jokowi adalah sosok berdedikasi dan mengakar dengan rakyat,” tuturnya. (goek)