Hasil Pilkada 2018 Memudahkan Jokowi Terpilih Kembali di Pilpres 2019

JAKARTA – Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat (Badiklatpus) PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menilai Pilkada Serentak 2018 menunjukkan hasil yang patut disyukuri. Sebab, PDIP menjadi partai paling banyak berhasil menempatkan para kadernya di posisi gubernur 4 orang dan wakil gubernur 3 orang.

“Ini capaian tertinggi di antara partai-partai lainnya,” kata Eva dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (29/6/2018).

Hal yang lebih membanggakan, sebut Eva, PDIP juga memenangkan 60 persen pilkada tingkat kabupaten/kota, dengan menempatkan kader-kadernya sebagai 33 kepala daerah dan 38 wakil kepala daerah baru.

Anggota DPR RI dari dapil Jawa Timur ini juga menyebut, hasil ini melampaui prestasi parpol-parpol lain. Dia meyakini hasil positif pada Pilkada Serentak 2018 ini akan memudahkan Presiden Joko Widodo untuk terpilih kembali pada Pilpres 2019.

“Dengan semakin banyaknya para kepala daerah PDI Perjuangan, maka akan memudahkan memenangkan Jokowi sebagai presiden 2019-2024. Termasuk menyukseskan program-program presiden yang disiapkan PDI Perjuangan secara komprehensif dan berkesinambungan untuk pusat dan daerah,” jelasnya.

Dia juga menekankan bahwa kader yang diusung PDI-P dan memenangi kontestasi itu sudah melalui proses kaderisasi sejak awal. Semua para kepala daerah baru tersebut disiapkan secara serius.

Mereka harus bersekolah di Badiklatpus PDIP. Di sana, para kader diberi pembekalan ideologi dan teknis tata kelola pemerintahan.

“Beberapa bukti dari hasil pendidikan tersebut, misalnya tidak satu pun calon PDI Perjuangan mengusung isu SARA tetapi fokus pada gagasan-gagasan pembaharuan demi segera mewujudkan keadilan sosial,” jelas Eva.

Pihaknya memastikan PDIP masih akan bekerja keras menyiapkan para pemimpin di legislatif untuk tahun 2019.

Sejak 2015, imbuh Eva, Badiklatpus telah bekerja bersama 34 badiklat daerah dan 450 lebih badiklat cabang menyiapkan para calon anggota legislatif yang akan maju di Pemilu 2019. (goek)