Hari Terakhir, 11 Orang Terdaftar sebagai Bakal Cabup-Cawabup Kediri

KEDIRI – Sampai hari terakhir pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup), DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menerima 11 pendaftar. Rinciannya, 10 mendaftar bacabup, dan satu orang mendaftar bacawabup.

Dari 11 pendaftar tersebut, hingga Sabtu (14/9/2019) sore baru delapan orang yang mengembalikan Formulir.

Pendaftar bakal calon bupati yang mengambil formulir sekaligus menyerahkan kembali berkas pendaftaran di hari terakhir adalah Adi Suwono, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Kediri.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto mengatakan, meski mendaftar paling akhir, berkas administrasi Adi Suwono sudah lengkap.

Untuk tahap selanjutnya, mengingat hari terakhir pendaftaran, tambah Dodi, adalah validasi. “Setelah ini kami periksa administrasinya, dan tanggal 16 kita setorkan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Timur,” ujarnya.

Selain di DPC, sebut Dodi, pendaftaran juga bisa dilakukan DPD PDIP Jatim atau ke DPP PDI Perjuangan.

“Tahap selanjunya, tanggal 17-20 dilakukan fit and propertest dan itu kewenangan DPD Jatim. Selanjutnya pleno DPD 22 september, dan rekomendasi kewenangan dari DPP,” urai Dodi.

Sementara itu, saat mendaftar, Adi Suwono mengendarai scooter warna merah diiringi para pendukungnya. Dia tiba di kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri sekitar pukul 12.00.

Mengingat hari terakhir pendaftaran, Adi Suwono langsung melengkapi berkas untuk diserahkan panitia.

“Memang, saya niati daftar menaiki Scooter bersama simpatisan dengan tujuan mewujudkan kebersamaan terhadap sesama. Terlebih lagi, khan lebih enak naik sepeda motor bersama-sama sembari mewujudkan tata tertib berlalu lintas yang baik,” ujarnya.

Pengusaha hotel terbesar di Kediri yang dikenal sederhana itu menguraikan, dirinya berangkat dari niatan pribadi dan dorongan banyak pihak.

Dia ingin mengusung kebudayaan dan mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika di wilayah Kabupaten Kediri jika diberi amanat oleh DPP PDI Perjuangan maupun masyarakat Kabupaten Kediri pada umumnya. (arif)