Hari ke-2, Fit and Proper Test Bakal Cakada PDIP Diikuti 71 Kandidat

SURABAYA – Hari kedua fit and proper test Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari Industri, Surabaya, Kamis (19/9/2019) diikuti 71 peserta.

Seperti sebelumnya, suasana kantor DPD PDIP Jatim ramai selama berlangsungnya uji kepatutan dan kelayakan kandidat yang akan bertarung di 19 Pilkada 2020 se-Jawa Timur.

Baca juga: Tekad PDIP Jatim, 2020 Memenangkan 13 Pilkada Kabupaten/Kota

Pasalnya, para bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah ini masing-masing juga diiringi timnya.

Bahkan beberapa jam sebelumnya fit and proper test dimulai sekitar pukul 09.00, mereka sudah datang dan memenuhi tenda yang disediakan di halaman kantor DPD.

“Luar biasa semangatnya, mulai pagi sudah banyak yang berdatangan. Kami apresiasi semangat untuk menjadi calon melalui PDI Perjuangan di Pilkada 2020,” kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim Deni Wicaksono.

Acara fit and proper test hari kedua dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim yang juga Bupati Ngawi Budi Sulistiyono mewakili Ketua DPD Kusnadi. Kebetulan, Kusnadi sedang ada tugas kedinasan sebagai Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sama seperti hari pertama, menurut Deni, ada dua sesi pada fit and proper test, baik bakal cakada maupun cawakada. Yakni mengisi form isian dan pendalaman melalui interview.

“Intinya, untuk mengukur kesungguhan peserta bisa kepala daerah atau wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan. Jadi itu bagian dari kami melihat komitmen mereka,” jelas politisi yang juga anggota DPRD Jatim ini.

Koordinator penjaringan dan penyaringan kandidat tingkat Jawa Timur ini berharap, sesuai rencana fit and proper test bisa selesai hari Kamis. Meski demikian,  pihaknya memberi kesempatan sehari pada Jumat (20/9/2019) bagi pendaftar yang berhalangan hadir.

“Insya Allah besok semua sudah selesai,” ucapnya. (goek)