Gus Falah Dukung Penuh Pemanfaatan B30 Pada 2020

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan sangat mendukung pemerintah yang mewajibkan pencampuran biodiesel dengan solar sebesar 30 persen atau B30 pada tahun 2020.

Bahkan, Gus Falah menegaskan dukungan juga harus diberikan apabila pemerintah memiliki program pemanfaatan B100.

“Indonesia mempunyai potensi besar dalam pengembangan biodiesel. Implementasi B20 tahun ini saja mampu menyerap 6,6 juta Kiloliter biodiesel dan mampu mengurangi emisi sampai 9,91 juta ton CO2e,” papar Gus Falah kepada Gesuri, Selasa (26/11/2019).

Selain itu, lanjut Gus Falah, pemanfaatan B20 tahun ini juga luar biasa kemampuannya dalam mengurangi ketergantungan fuel oil sampai 3,54 milliar USD serta meningkatkan nilai tambah industri hilir minyak sawit  hingga Rp9,68 Triliun.

“Itu semua baru hasil B20, coba kalau kita bisa menerapkan sampai B 50 pasti akan lebih memberikan dampak positif buat neraca  APBN kita dari sektor migas,” ungkap Gus Falah.

Gus Falah juga menegaskan, pemanfaatan B30 keatas juga merupakan bagian dari implementasi konsep berdikari di bidang energi. Sebab, Indonesia adalah salah satu penghasil CPO terbesar di dunia.

Oleh karena itu,  ketika Indonesia menerapkan pemanfaatan biodiesel, negara negara lain pun kebingungan. Bahkan, Uni Eropa menerapkan pelarangan sawit  Indonesia.

“Yang terpenting sekarang adalah regulasi yang sudah pemerintah keluarkan, kita jalankan dengan baik. Dan juga litbang ESDM bisa melakukan berbagai penelitian serta uji coba bagaimana bisa membuat sampai B100,” ujar Gus Falah.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah Republik Indonesia  akan mewajibkan pencampuran biodiesel dengan solar sebesar 30 persen atau B30 pada tahun depan.

“Tahun depan kami akan mewajibkan peningkatan campuran biodiesel tersebut menjadi 30 persen atau B30. Indonesia saat ini juga tengah mengembangkan energi listrik berbasis air,” ujar Jokowi saat berbicara dalam forum ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit, di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Senin (25/11/2019). (red)