Gerakan Kolaborasi Tulungagung 4.0 Merambah Kecamatan Ngunut

TULUNGAGUNG – Setelah Pakel dan Campurdarat, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Sundari mengajak masyarakat Kecamatan Ngunut untuk bergabung di Gerakan Kolaborasi Tulungagung 4.0.

Kegiatan yang didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kesempatan Sosialisasi Peran OJK dalam Ekonomi Kreatif dan Digital, Menuju Tulungagung 4.0 itu digelar di GOR Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Senin (18/3/2019).

Eva Sundari pada saat pemaparan mengingatkan perlunya perubahan mindset peserta untuk berkolaborasi dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Menurutnya, kolaborasi adalah gotong royong jaman now.

“Kita hadirkan perbankan, OJK dan calon-calon pelaku usaha untuk menciptakan kemandirian bagi masyarakat dan kelak menjadi kemandirian perekonomian sebagaimana diamanatkan oleh Trisakti,” kata Eva Sundari kepada media ini, kemarin.

Sebelumnya, pembawa acara Sutrisno mengajak para hadirin untuk berdoa sebelum memulai acara. Lalu, seluruh hadirin diajak menyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza untuk membangkitkan semangat patriotisme peserta sosialisasi.

Kegiatan yang diikuti 300 peserta tersebut dibuka oleh pejabat OJK Kediri, Tetra Yanuar yang mengharapkan inklusi keuangan meningkat sebagai syarat kesiapan menyambut Revolusi Industri 4.0.

“OJK mendukung teknologi keuangan yang membuat sistem pembayaran makin canggih tetapi OJK juga aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat agar terlindungi dari penipuan-penipuan oleh industri keuangan,” pesan Tetra dalam pidatonya.

Ambar Kartika dari OJK kemudian memaparkan secara rinci peran dan tugas OJK dalam mengatur, mengawasi industri keuangan sekaligus melindungi konsumen.

“Ingat prinsip 2 L – Legal dan Logis, untuk mempertimbangkan tawaran-tawaran investasi keuangan. Jika masih ragu, OJK Kediri membuka layanan konsultasi di nomor 0354-684448,” jelas Ambar Kartika.

Dari BNI Tulungagung hadir Riki Sapta Pratama yang menjelaskan berbagai skema KUR yang tersedia bagi berbagai jenis pelaku usaha.

“Ngunut merupakan nasabah terbesar bagi BNI 46 Tulungagung, tetapi kami berharap adanya tambahan nasabah setelah acara ini. Dari sosialisasi OJK di Campurdarat yang lalu kami menerima 3 pengajuan KUR,” jelas Riki.

Narasumber lainnya dari BNI46 adalah Denis Kaisar Setyawan yang menjelaskan tentang peluang menjadi Agen46 bagi para peserta sosialisasi.

Sesi tanya jawab yang dimoderatori Islandri diakhiri dengan pengucapan Salam Gerakan Kolaborasi 4.0 yang diikuti oleh semua peserta dan narasumber maupun panitia. Semuanya bersemangat meneriakkan “Go-Go-Go” sambil tangan kanan mengibaratkan pesawat take off. (guh)