Fokus Sejahterakan Rakyat, PDIP Jatim Incar Komisi E

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menargetkan kadernya menduduki kursi Ketua Komisi E (Kesejahteraan Rakyat) DPRD Jatim untuk periode 2019-2024.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari mengatakan, pada periode sebelumnya, PDIP menempatkan kadernya sebagai Ketua Komisi D (bidang pembangunan) di lembaga legislatif tingkat provinsi ini.

“Kemarin, kami di (Ketua) Komisi D. Kedepan, kami ingin menyejahterakan rakyat dengan berada di Komisi E,” kata Untari menjawab wartawan, usai pengambilan sumpah/janji anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, di aula kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari Industri, Surabaya, kemarin.

Utuk itu, pihaknya masih akan berkomunikasi dengan partai lain terkait pimpinan komisi tersebut. “Kami masih berkomunikasi dengan partai lain. Hal ini akan berjalan simultan dengan pembentukan fraksi,” ujarnya.

Dengan berada di komisi E, jelas Untari, akan ada sejumlah aspek yang akan menjadi fokus. Di antaranya, pendidikan, kebudayaan, kesehatan, hingga olahraga.

“Yang tidak kalah penting, juga buruh dan ketenagakerjaan. Ini bagian dari upaya kami membangkitkan rakyat yang terdidik, sekaligus ekonomi terjaga,” terang Untari.

Satu di antara agenda yang akan dilakukan, dengan menyinergikan antar sektor. “Kami akan mengompakkan antara pemerintah dan pengusaha,” kata dia.

Di sektor ketenagakerjaan, misalnya, pihaknya akan fokus dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI). Baik melalui perundingan antara pekerja/buruh atau serikat kerja dengan pengusaha (bipartit).

Juga melalui perundingan penyelesaian perselisihan melalui pihak ketiga (Tripartit). “Tripartit dan bipartitnya juga harus dimaksimalkan,” katanya.

Sementara itu, untuk nama yang akan dipilih mengisi Ketua Komisi tersebut tengah dimatangkan. Hal ini berjalan simultan dengan pembahasan Tata Tertib DPRD Jatim.

“Pembahasan simultan dengan penyusunan tatib. Sebenarnya, untuk masing-masing komisi dari PDI Perjuangan, namanya sudah ada. Nanti, kami umumkan,” kata perempuan yang sebelumnya juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini.

Untuk diketahui, DPRD Jatim memiliki lima komisi. Seperti periode sebelumnya, kelima komisi ini diperkirakan akan dipimpin oleh lima partai politik berbeda sebagai peraih kursi terbanyak.

Yakni, PDI Perjuangan (27 kursi), PKB (25 kursi), Gerindra (15 kursi), Demokrat (14 kursi), dan Golkar (13 kursi). Kelima partai ini juga menjadi pimpinan komisi di periode 2014-2019. (goek)