oleh

Eri-Armuji Deklarasi di Taman Harmoni, Ini Maknanya

-Berita Terkini-12 kali dibaca

SURABAYA – Calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya Eri Cahyadi – Armuji menggelar deklarasi di Taman Harmoni, kawasan Keputih, Surabaya, Rabu (2/9/2020) sore. Deklarasi dilakukan setelah keduanya resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilwali Surabaya.

Hadir dalam deklarasi tersebut Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini, Ketua DPC Perjuangan Adi Sutarwijono, dan Sekretaris DPC Baktiono.

Baca juga: Kader PDIP yang Tak Solid Menangkan Eri-Armuji, Megawati Bakal Sanksi Tegas

Dalam sambutannya, Djarot menyampaikan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sengaja memerintahkan jajarannya untuk menggelar acara tersebut di Taman Harmoni.

Taman tersebut telah bermetamorfosis dari awalnya sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang kemudian pada masa jabatan Bambang DH mulai dibangun dan dilanjutkan oleh Wali Kota Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

“Artinya pembangunan satu kota tidak boleh berhenti, harus berkelanjutan. Taman Harmoni tidak bisa disulap setahun dua tahun langsung jadi, butuh proses yang panjang,” terang Djarot.

Selain itu, menurut Djarot, dipilihnya Taman Harmoni ini sebagai simbol bahwa dalam memimpin kota dibutuhkan sebuah harmoni.

“Harmoni atas semua perbedaan pendapat, harmoni atas semua kepentingan warganya, harmoni untuk bisa merangkum pendapat, perbedaan dan sebagainya menjadi satu produk yang melahirkan keindahan dan kebaikan, karena masyarakat Surabaya ini ber-Bhinneka,” bebernya.

Pihaknya yakin, di tangan pemimpin yang tepat Surabaya akan lebih baik lagi. Menurutnya, Armuji merupakan kader internal partai yang berkarir dari bawah, sejak dari pengurus anak ranting, sampai ke pengurus tingkat kabupaten/kota di DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, hingga menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya.

“Cak Armuji ini orang yang telaten menyapa rakyat kecil. Mas Eri ini juga masih muda. Makanya saya berharap, Surabaya Insya Allah kemajuannya akan semakin cepat sehingga mampu mengharumkan bukan hanya nama Jawa timur, tapi nama Indonesia ke kancah internasional, seperti yang sudah dijalankan oleh Bu Risma. Ini pertimbangannya,” terang Djarot.

Sementara itu, Tri Rismaharini yang juga sebagai Wali Kota Surabaya berharap, apa yang sudah dilakukan bersama jajarannya dan juga wali kota sebelumnya yang bisa dirasakan masyarakat ini tidak sirna karena adanya kesinambungan dan kelanjutan dari program-program yang saat ini sudah ada.

“Kami berharap nanti Pak Eri dan Pak Armuji bisa menjadikan Surabaya lebih bagus lagi, lebih baik lagi, dan tentunya warganya lebih sejahtera lagi. Karena itulah sebenarnya cita-cita Kemerdekaan dan Pancasila ini dimana diwujudkan negara yang adil, makmur, sejahtera dan sentosa,” tuturnya. (dha)

rekening gotong royong