Elektabilitas 01 Tembus 69%, PDIP Kota Kediri Siap Dongkrak hingga 75%

KEDIRI – Ribuan kader PDI perjuangan Kota Kediri merahkan GOR Jayabaya dalam rangka kampanye akbar Jokowi – Ma’ruf Amin, Minggu (7/4/2019).

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Gus Sunoto mengatakan, saat ini hasil survey pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf meraih 69 persen.

Untuk mendongkrak angka 75 persen, Gus Sunoto minta semua kader harus bergerak. “Dengan bantuan Anda-anda semua, perolehan 75 persen akan tercapai,” kata Gus Sunoto.

Hal yang sama juga dikatakan Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim Wara S. Renny Pramana. Untuk bisa memenuhi angka 75 persen, para kader harus turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan Jokowi-Ma’ruf.

“Kalian semua harus turun, turun dan turun untuk kemenangan Jokowi – Ma’ruf,” tegasnya.

Menurut Renny, banyak prestasi yang diraih Jokowi selama menjadi presiden, terutama dalam hal pembangunan infrastuktur.

“Saya dari Kediri ke Yogyakarta cuma 3 jam. Ini semua atas keberhasilan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi,” terang perempuan yang juga caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dapil 8 nomor urut 1.

Ketua DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu yang juga hadir mengatakan, Jokowi adalah presiden tidak pernah berpikir untuk keluarga, tapi untuk negara. “Beliau ini presiden yang selalu mengutamakan negara,” jelasnya.

Meski dalam segala survey, Jokowi maupun PDI Perjuangan menangan, Sri Rahayu berpesan untuk para kader tidak lengah, tertidur, tapi harus door to door untuk kemenangan PDIP dan Jokowi. “PDI perjuangan harus Menang yang tebal diseluruh daerah,” harapnya.

Sementara itu, Arteria Dahlan dalam orasinya meminta Kota Kediri tidak hanya menang 69 persen, tapi 80 persen.

“Kediri adalah kandang banteng, kalau hanya 69 persen sangat kecil. Makanya kalau bisa meraih 80 persen untuk kemenangan Jokowi ,” pintanya. Untuk diketahui, dalam kampanye akbar ini, juga digelar senam massal Jokowi gaspol yang diikuti ribuan kader PDI Perjuangan. (arif)