DPLN Saudi Arabia Jaring Calon Ketua Secara Online

pdip jatim - Konferlu III pdip saudi arabiaJEDDAH – Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PDI Perjuangan Saudi Arabia membuka pendaftaran online bagi bakal calon Ketua DPLN setempat. Proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua DPLN Saudi Arabia masa bakti 2015 – 2020 itu sudah dimulai Minggu (3/5/2015).

Sekretaris DPLN (dulu Perwalu) PDI Perjuangan Saudi Arabia, Eka Sapta Rivai, mengatakan, pihaknya menetapkan 11 syarat bagi kandidat yang mendaftar. Dari 11 syarat itu, jelas Eka, kader atau anggota yang ingin mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia, minimal harus memenuhi 8 syarat.

“Seperti terdaftar sebagai anggota PDI Perjuangan selama 5 tahun berturut – turut dibuktikan dengan KTA, atau pernah menjadi pengurus di partai atau organisasi sayap partai yang dibuktikan dengan SK,” jelas Eka Sapta, sebagaimana rilis yang diterima Infokom PDI Perjuangan Jawa Timur, kemarin.

Link Pendaftaran online Bakal Calon Ketua, klik: Di Sini

Dia menambahkan, bakal calon diwajibkan mengikuti ujian seleksi. Hasil ujian seleksi dan biodata bakal calon ketua tersebut akan dilaporkan ke DPP PDI Perjuangan.

“Nantinya DPP akan menetapkan melalui surat rekomendasi bakal calon sebagai calon ketua untuk dipilih secara musyawarah mufakat dalam Konferlu (Konferensi Luar Negeri) III PDI Perjuangan Saudi Arabia,” katanya.

Terkait Konferlu III, DPLN Saudi Arabia masa bakti 2010 – 2015 sudah menggelar rapat pleno pada Jumat (1/5/2015) lalu. Konferlu sendiri diadakan 5 tahun sekali yang berfungsi menilai laporan pertanggung jawaban Perwalu (sekarang bernama DPLN), merumuskan kegiatan kerja partai di luar negeri, memilih ketua dan membentuk struktur pengurus untuk lima tahun kedepan

Rapat pleno menetapkan Abdullah Abdulkarim Babsel, Bendahara Perwalu, sebagai Ketua Panitia Konferlu III. Sedang Eka Sapta Rivai yang selama ini menjabat Sekretaris Perwalu, ditetapkan sebagai Ketua Sidang Konferlu.

Sementara itu, Sharief Rachmat, Ketua Perwalu PDI Perjuangan Saudi Arabia 2010-2015 saat ditanyakan soal pencalonannya kembali, dia menjawab bahwa belum berniat untuk maju lagi. “Kalau ada kandidat lain, kasih kesempatan,” tukasnya. (pri)