DPD Jatim Gelar Nobar Pelantikan Jokowi-JK

pdip jatim - pesta rakyat live tvSURABAYA – Pelantikan Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019 pada 20 Oktober depan akan disambut masyarakat dengan bermacam acara. Seperti gabungan relawan Jokowi-JK yang telah menyiapkan pesta rakyat di beberapa titik di Jakarta.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pun menyiapkan acara syukuran di hari pelantikan Jokowi-JK. Meski menyambut dengan kegembiraan, PDI Perjuangan Jatim menggelar syukuran secara sederhana dengan acara nonton bareng seremoni pelantikan melalui layar lebar di aula DPD, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya.

“Nobar pelantikan Jokowi-JK kami gelar di aula DPD besok Senin 20 Oktober mulai jam 9 pagi. Silakan bagi yang ingin menyaksikan detik-detik pelantikan datang di aula DPD,” kata SW Nugroho, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (16/10/2014).

Menurut Nugroho, sebenarnya banyak yang ingin datang ke Jakarta saat pelantikan Jokowi-JK. Namun dia menyarankan tidak perlu datang ke sana, cukup dirayakan di daerah masing-masing dan tidak berlebihan.

Seperti yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jatim, yang akan menggelar nobar pelantikan, sehingga masyarakat bisa menyaksikan langsung pelantikan Jokowi-JK secara langsung. “Kami sediakan makan gratis, dan polopendem,” ujar Nugroho.

Seperti acara nobar yang digelar saat pengumuman pemenang pilpres oleh KPU beberapa waktu lalu, nobar pelantikan Jokowi-Jk rencananya juga akan disiarkan secara live oleh stasiun televisi swasta. Di antaranya Metro TV dan Kompas TV.

Sementara itu, terkait rencana Syukuran Rakyat untuk menyambut pelantikan Jokowi-JK, Panglima TNI dan Kapolri mengimbau masyarakat tidak berlebihan. “Saya imbau masyarakat yang ingin lakukan kegiatan syukuran pesta, agar tak berlebihan, karena bisa menggangu pelantikan. Seadanya saja, agar semua berjalan aman dan nyaman,” ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko, seusai memimpin apel siaga prajurit TNI, di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2014) pagi.

Moeldoko mengatakan, kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih ini memiliki nilai strategis, karena dunia sedang melihat Indonesia. Moeldoko juga minta masyarakat tidak khawatir terhadap keamanan selama pelantikan. Ia mengimbau masyarakat tetap berkegiatan seperti biasa.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sutarman yang menerima informasi akan adanya arak-arakan dari Bundaran HI menuju Istana Merdeka, menyatakan siap melakukan pengamanan. “Kami sudah siapkan pagar betis, untuk pengamanan dari HI hingga ke Istana,” kata Sutarman, dalam kesempatan yang sama. (pri)