Ditanya Jokowi soal Unicorn, Jawab Prabowo: Yang Online-online Itu?

JAKARTA – Calon Presiden Joko Widodo sempat menanyakan perihal unicorn kepada Prabowo dalam dalam debat kedua pemilihan presiden, semalam.

“Infrastruktur apa yang akan bapak bangun untuk mendukung pengembangan unicorn-unicorn di Indonesia,” tanya Jokowi saat debat yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta.

Prabowo sempat terkesan bingung dengan istilah unicorn itu. “Oh, yang Bapak maksud, yang online-online itu,” ujar Prabowo beberapa saat kemudian.

Baca juga: Sekjen TKN: Prabowo Menyerang Jokowi Tanpa Kajian Mendalam

Mendengar ucapan Prabowo, Jokowi hanya mengangguk-angguk saja. Menurut Prabowo, dia akan mengurangi regulasi yang dianggap membuat perusahaan rintisan sulit berkembang.

“Mereka lagi giat-giatnya, lagi pesat-pesatnya berkembang, jadi saya akan dukung segala upaya untuk memperlancar,” kata Prabowo.

Prabowo berujar pelaku bisnis digital saat ini merasa keberatan dengan wacana penarikan pajak, khusunya bagi penjual yang menjajakan barangnya secara online.

Untuk diketahui, istilah unicorn dapat disebut untuk mengukur tingkat kesuksesan sebuah start-up atau perusahaan rintisan.

Sebab, keberadaan start-up di era digital sudah tak dapat lagi dipandang sebelah mata. Karena, berbagai start-up telah terbukti berhasil mengimbangi kesuksesan perusahaan-perusahaan besar lain.

Istilah unicorn ini mengacu kepada start-up yang memiliki valuasi senilai USD 1 miliar (sekitar Rp 13,1 triliun) atau lebih.

Indonesia telah memiliki 4 startup yang mulai dilirik oleh para investor asing dengan valuasi diatas USD 1 Miliar (Rp 13,8 triliun). Yakni Tokopedia dengan valuasi sebesar Rp 50 triliun, Gojek dengan valuasi sebesar Rp 40 triliun, Traveloka dengan valuasi sebesar Rp 26 triliun serta Bukalapak dengan valuasi sebesar Rp 15 triliun.

Terkait dengan perkembangan start-up unicorn, Jokowi mengatakan pemerintah sangat mendukung bagi perusahaan rintisan Indonesia berkembang. Menurutnya, dukungan infrastruktur dan regulasi diharapkan menumbuhkan unicorn baru di Tanah Air.

Capres petahana ini mengatakan, pemerintah menargetkan seluruh kabupaten kota tersambung jaringan 4G akhir tahun ini. Selain itu, program Palapa Ring hampir mendekati rampung.

“Kita bangun Palapa Ring, Barat dan Tengah 100 persen selesai, Timur 90 persen selesai. Selain itu, sistem 4G, kita teruskan sampai akhir tahun ini kabupaten kota tersambung,” ujarnya. Selain itu, Jokowi mengatakan telah menyiapkan program 1.000 startup baru. “Kita siapkan program 1.000 startup baru dilink-kan di inkubator global. Startup akan terus kita dorong. Menyongsong industri 4.0,” tuturnya. (goek)