oleh

Disambati Tagana, AW Janji Perjuangkan Tambahan Insentif

-Berita Terkini, Legislatif-41 kali dibaca

PASURUAN – Peringatan ulang tahun relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pasuruan ke 17 membawa berkah. Selain pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana operasional, tunjangan insentif mereka juga akan ditingkatkan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menyebut, peningkatan kesejahteraan relawan ini akan menjadi perhatiannya dalam pembahasan anggaran. Selama memiliki landasan hukum, ia akan memperjuangkan tambahan insentif bagi relawan Tagana.

“Kami akan memprioritaskan penambahan anggaran peningkatan kesejahteraan Tagana. Tanggung jawab kebencanaan dan kemanusiaan yang diembannya layak mendapat apresiasi,” tandas Andri Wahyudi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.

Menurut AW, panggilan akrabnya, selain perhatian terhadap relawan, persoalan pemetaan lahan kritis juga harus menjadi perhatian serius Pemkab Pasuruan. Apalagi selama 2021 ini, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor terus terjadi di Kabupaten Pasuruan.

“Pemetaan lahan kritis ini harus segera dilakukan. Ini agar masyarakat tidak merasa was-was jika hujan turun dengan intensitas tinggi,” tandas AW.

Pada peringatan ulang tahun Tagana di kawasan wisata Pancar Air, Purwodadi, sejumlah evaluasi dan keluhan disampaikan para relawan. Tidak memadainya peralatan dapur umum dan kendaraan operasional menjadi salah satu kendala dalam menangani kebencanaan.

“Tugas dan tanggung jawab relawan Tagana cukup berat. Mereka harus siaga dalam menangani situasi kebencanaan dan kemanusiaan,” kata Sugiarto, alumni Tagana yang kini menjadi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut Sugiarto, hingga saat ini para relawan Tagana Kabupaten Pasuruan berjumlah 59 orang. Mereka hanya mendapat insentif Rp 350.000 yang berasal dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi, menyambut baik usulan tersebut. Namun masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk merealisasikannya.

Menurut Suwito, relawan Tagana merupakan program pemerintah pusat yang dititipkan di daerah. Meski demikian, pihaknya juga telah mengupayakan adanya peningkatan kesejahteraan para relawan.

“Kami berupaya meningkatkan kesejahteraan relawan. Sarana dan prasarana kebencanaan, seperti kebutuhan dapur umum dan kendaraan operasional telah diperbaharui,” kata Suwito. (ian)