Di depan Ribuan Milenial, Jokowi: Jangan Ada Satu pun yang Golput!

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo berbicara di hadapan ribuan anak muda dalam Festival Satu Indonesia di Gedung Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3/2019) malam.

Jokowi meminta milenial menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara 17 April 2019 mendatang. “Jangan ada satu pun yang golput. Ajak semua saudara-saudara berbondong-bondong ke TPS yang paling dekat,” ujar Jokowi.

Jokowi berusaha meyakinkan para para pemilih muda, khususnya pemilih pemula, bahwa satu suara sangat menentukan masa depan Indonesia ke depan.

Dia berharap dukungan dari para pemilih muda untuk bisa melanjutkan pembangunan 5 tahun ke depan. Selain itu, Jokowi juga meminta agar anak muda menangkal kabar bohong atau fitnah yang disebarkan untuk melakukan kampanye hitam.

Menurut Jokowi, penurunan elektabilitasnya hanya terjadi karena adanya hoaks yang disebarkan tak hanya melalui media sosial, tapi juga disebarkan dari rumah ke rumah.

“Saya minta kita semua merespons cepat. Ini harus dilawan. Jangan didiamkan, karena sangat berbahaya bagi Indonesia,” kata Jokowi.

Di hadapan para milenial, Jokowi juga mengenalkan beberapa kartu sakti yang akan dikeluarkan jika terpilih kembali, salah satunya yaitu kartu pra kerja. Dia menepis kabar bahwa kartu tersebut akan diberikan kepada para pengangguran.

“Jadi bukan ngasih kepada yang nganggur. Kartu prakerja, yang kita harapkan bisa masuk ke dunia industri yang kita harapkan. Dan kita tingkatkan terus,” kata Jokowi.

Dia menjelaskan kartu tersebut adalah kartu yang diperuntukkan bagi para lulusan SMA, SMK yang akan diberikan pelatihan. Sehingga setelah sudah mendapatkan pelatihan, kata dia, diharapkan bisa mendapat pekerjaan.

Namun Jokowi menjelaskan jika para lulusan SMA, SMK belum mendapatkan pekerjaan. Ada insentif yang didapat mereka.

“Ada insentif tapi dalam kurun waktu tertentu. Memacu supaya pemegang ini bisa dapat kerja,” kata Jokowi.

Tidak hanya itu, dia juga menjelaskan soal kartu KIP Kuliah. Dia menjelaskan melanjutkan program KIP untuk SD, SMP, dan SMA, kali ini Jokowi akan memberikan program KIP untuk para mahasiswa. Hal itu kata dia berangkat dari pengalamannya ketika khawatir tidak bisa melanjutkan kuliah.

Festival Satu Indonesia ini digagas dua mantan pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dan Singgih Widiyastono. Menurut Amalia, festival ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi anak muda mengenai kampanye yang positif, kreatif sekaligus menyenangkan.

“Besarnya populasi anak muda, khususnya pemilih pemula, mendorong kami menggelar acara yang bisa menumbuhkan optimisme, agar mereka sadar pentingnya mereka dalam menentukan arah bangsa ke depan,” ujar Amalia kepada media. Acara ini diisi berbagai kegiatan, mulai dari bazar produk lokal, panggung seni, penampilan musik, hingga talkshow. (goek)