oleh

Dhito-Dewi Raih 76,58 %, Kanang: Perolehan Luar Biasa, Patut Kita Syukuri

KEDIRI – Pasangan calon tunggal di Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa menang versi hitung cepat oleh tim pemenangan dengan raihan hingga 76,58 persen.

“Alhamdulillah. Sampai detik ini mas Dhito dan mbak Dewi mendapat suara 76,58 persen,” kata Budi Sulistyono, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Mas Dhito-Mbak Dewi, Rabu (9/12/2020).

Menurut Kanang, sapan akrab Budi Sulistyono, tim pemenangan telah melakukan hitung cepat dan sudah mendapati angka tersebut. Data hingga pukul 17.51 WIB, pasangan Dhito-Dewi mendapatkan 76,58 persen sedangkan kolom kosong 23,42 persen.

Politisi yang menjabat Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri ini juga mengapresiasi capaian angka calon, yang artinya bisa diterima masyarakat. Tingkat kehadiran juga hingga 65 persen, sebutnya, juga angka yang cukup bagus.

“Ini perolehan yang luar biasa, patut kita syukuri. Ke depan bagaimana menjawab seluruh keinginan warga Kabupaten Kediri melalui visi misi di semua lini. Mas Dhito juga menunggu pemetaan akan mengevaluasi, inventarisasi apa yang disampaikan mas Dhito ke masyarakat. Sehingga apa yang menjadi catatan itu akan diteruskan Mas Dhito setelah dilantik menjadi bupati,” ujar Kanang.

Selain komunikasi aktif dengan warga terkait janji, pria yang juga Bupati Ngawi ini pun berharap Dhito mendatangi Bupati yang sekarang ini untuk dialog terkait beberapa fondasi yang akan diteruskan oleh Dhito, dan mana fondasi yang dinilai tidak cocok dengan visi misi Dhito-Dewi.

“Kalau tidak cocok harus terus terang mohon maaf untuk tidak diteruskan tapi yang bagus harus diteruskan. Jadi, ada transisi yang memang semua harus punya good will yang mau diganti ya akan diganti,” ucap dia.

Sementara itu, sebelum mencoblos di TPS kemarin, Dhito sempat minta restu kepada ayah dan ibunya, di kediaman Jalan Budaya Cipta 2, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Dalam kesempatan itu, ayah Dhito, Pramono Anung menitipkan pesan kepada putranya agar menjauhi perilaku korupsi.

“Saya menaruh harapan penuh dan tentunya, saya berpesan kepada Dhito jauhi korupsi, jauhi korupsi,” tandas Pramono.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan yang sekarang menjabat Sekretaris Kabinet ini, meyakini jika Dhito bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Kediri. Seperti menyelesaikan persoalan dasar terutama ketersediaan air, masalah pangan, lapangan pekerjaan dan infrastruktur yang perlu diperbaiki.

Dia berpendapat. Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan anak muda, bisa membawa perubahan menuju Kediri yang lebih baik.

“Tentunya menerapkan pola pembangunan yang berbeda dan harus transparan, harus lebih dekat dengan masyarakat. Dan semuanya bisa diakses secara terbuka. Ini merupakan bagian dari kontrol terhadap dirinya sendiri,” tuturnya. (putera)

rekening gotong royong