Debby Lukis Jokowi dengan Bibir

lukis jokowi dgn bibirSURABAYA – Di tengah tumpah-ruah-meriahnya acara flasmob kreatif Relawan JKW-JK, Minggu (15/06/2014), pelukis bibir Deby Maria Suzana melakukan pertunjukan atraktif. Dengan bibirnya yang mungil, seniman lukis asal Solo ini melukis wajah Jokowi di sebidang kanvas putih.

Deby Maria Suzana memulai aksinya mula-mula dengan memajang kanvas lukisan wajah Jokowi setengah jadi di pojok utara taman bungkul, kemudian perempuan yang menghabiskan har-hari keseniannya di Ausrtralia ini menuangkan cat pada palet. Dari palet ini, Deby mencolek cat dan memulaskan ke bibirnya layaknya orang bergincu.

Dengan bibir penuh cat ini, Deby mulai ‘menciumi’ kanvas. Mula-mula dari sisi bawah. Satu-dua kali Deby mendaratkan ciumannya tanpa risih. Pada “ciuman” pertama ini, Deby membentuk bahu Jokowi. Dalam melancarkan ciumannya pada Kanvas, Deby berulang menarik nafas dan mengoleskan cat ke bibirnya.

Ketika Deby hendak menciumi bagian leher Jokowi, segerombol pengunjung berdesak-desakan. Tak urung, antusiasme para pengunjung yang ingin melihat langsung aksi nyentrik ini, memaksa Deby mengambil nafas panjang. Dia memilih “ngacir” ke belakang kanvas. Para pengunjung pun merubung untuk foto bersama lukisan Jokowi.

Kusnan Hadi, sekretaris Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Jatim mengatakan, lukisan Jokowi dengan bibir ini akan dilelang. Hasil lelang lukisan Jokowi ini akan disumbangkan pada rekening untuk Jokowi.

“Mbak Deby ini datang dari Australia hanya untuk menunjukkan dukungannya terhadap Pak Jokowi. Lukisan ini menjadi bukti bahwa Jokowi telah menjadi menginspirasi anak bangsa ini. Di mana pun mereka berada, “ tegas Kusnan.

Menurut Kusnan, aksi melukis wajah Jokowi dengan bibir ini tentunya akan menjadi bukti bagi konkret ketokohan Jokowi. Jokowi, menurut Kusnan tidak hanya memberikan angin segar bagi roda pemerintahan. Akan tetapi juga menginspirasi para seniman untuk melakukan perubahan dengan jalan dan pesan damai.

Sementara itu, ditanya tentang aksi sensasionalnya, Deby menegaskan bahwa dirinya sebagai seniman merasa terpanggil untuk turut-serta dalam deru perubahan yang lagi membubung di segenap penjuru negerinya.

“Saya orang Solo lho. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri untuk ikut andil dalam mengantarkan Pak Jokowi jadi Presiden,” ujar Deby dengan nada begitu antusias, Minggu (15/06/2014).

Deby mengakui, bukan karena sekadar sesama orang Solo yang mendorongnya untuk memberikan dukungan pada Jokowi, tapi karakter Jokowi yang merakyat, terutama gaya blusukannya, merupakan alasan yang utama dirinya mendukung Jokowi.

“Saya suka Pak Jokowi karena blusukannya. Dia tak sungkan-sungkan memegang lumpur, turun ke got. Dia bisa diterima rakyat, “beber Deby dengan bibir masih belepotan cat. (set)