Data Situng KPU 70,21 Persen: Jokowi-Ma’ruf 56,27 Persen, Prabowo-Sandiaga 43,73 Persen

JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul suara atas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada sistem informasi penghitungan suara (Situng) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU) terbaru. 

Jokowi-Ma’ruf mendapat suara 60.534.228 atau 56,27 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 47.037.228 atau 43,73 persen. Selisih perolehan suara di antara keduanya mencapai 13.497.052 atau 12,54 persen.

Menurut data yang ditampilkan dalam pemilu2019.kpu.go.id itu, hingga Selasa (7/5/2019) pukul 17.15 WIB, suara yang masuk berasal dari 571.099 TPS dari total 813.350 TPS. Jika dipersentasekan, jumlah ini mencapai 70,21 persen.

Sementara ini, Jokowi-Ma’ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua. Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatera Barat, Jambi, Aceh, Jawa Barat, Banten, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, Situng hanya alat bantu yang dipilih oleh KPU untuk memberikan informasi yang cepat terkait penghitungan suara kepada masyarakat. Jika ditemukan kesalahan entry data, hal itu bukan berarti curang, melainkan human error.

KPU justru meminta publik untuk ikut aktif mengawasi Situng, supaya entry data dipastikan benar. “Kita membuka ruang partisipasi publik untuk mencermati apabila ada informasi di laman KPU yang tidak benar sesuai dengan C1, dipersilakan melaporkan kepada KPU dan akan kita perbaiki,” kata Wahyu di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

“Kami tegaskan bahwa salah input itu bukan berarti ada kecurangan yang dilakukan KPU dan jajarannya,” sambungnya. (kompas)