Cegah Urbanisasi, Perbanyak Lapangan Kerja

pdip jatim - urbanisasiSURABAYA – Pemerintah kota/kabupaten dan Pemprov Jatim diharapkan lebih banyak menyediakan lapangan pekerjaan di daerah. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya meminimalkan arus urbanisasi ke kota besar seperti Surabaya, terutama usai Idul Fitri.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Baktiono mengatakan, lapangan pekerjaan yang disiapkan harus merata di segala bidang. Terlebih saat ini, generasi muda tidak minat di bidang pertanian karena dianggap tidak menghasilkan dalam tempo yang cepat dan memadai.

“Dari minimnya lapangan pekerjaan di daerah, urbanisasi mungkin dinilai sebagai salah satu solusi. Langkah lainnya adalah masyarakat harus diberi bekal yang cukup, seperti di daerah setempat dibangunkan sekolah pertanian, tentunya disesuaikan dengan karakter daerah itu sendiri, itu akan tercipta dengan sendirinya kwalitas pertanian yang baik dan mendunia, sudah banyak contohnya,” ujar Baktiono, Selasa (5/8/2014).

Baktiono juga meminta kepada pemerintah kota Surabaya agar tidak melakukan pencegahan terhadap arus urbanisasi, karena bagaimanapun itu merupakan hak asasi sebagai warga negara. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah menyediakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.

Pria yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu juga berpendapat sebaiknya Pemkot Surabaya tidak melakukan perbaikan fasilitas perdagangan ke seluruh wilayah yang berimbas kepada terbukanya lapangan pekerjaan.

“Bagaimana kalau warga Surabaya yang diperlakukan seperti itu, yang benar adalah pemerataan di segala bidang tanpa terkecuali, termasuk didalamnya adanya perbaikan pada fasilitas perdagangan serta tersedianya lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Baktiono juga meminta agar pencegahan urbanisasi menjadi tanggung jawab bersama antara pemkot, pemkab, pemprov dan pusat.

“Jadi tanggung jawab tidak hanya Pemkot Surabaya yang menjadi salah satu kota tujuan bagi pendatang. Ini juga harus menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan pusat, tugas mereka adalah memunculkan potensi yang membuat kaum urban tidak lagi datang ke kota tujuan,” pungkasnya. (ovie)

foto: kompas