oleh

Cegah Klaster Baru, Jokowi Minta Penyelenggara Pastikan Pilkada Aman Covid-19

-Berita Terkini-3 kali dibaca

JAKARTA – Presiden Joko Widodo minta penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 tak memunculkan klaster baru penularan Covid-19. Karena itu, dia berpesan agar selain menjaga kualitas dan kredibilitas pilkada, penyelenggara juga harus memastikan pesta demokrasi itu berlangsung aman dari Corona.

“Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster terbaru atau gelombang baru dari Covid yang kontraproduktif,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan pilkada di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Jokowi juga berharap partisipasi masyarakat pada Pilkada 2020 ini tetap tinggi meski akan digelar di tengah pandemi Covid-19. “Kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” ujarnya.

Baca juga: 75 Paslon PDI Perjuangan Diumumkan Jelang HUT ke-75 Kemerdekaan RI

Dia pun meyakini Pilkada Serentak 2020 akan berhasil meskipun digelar di tengah pandemi Covid-19. Keyakinan ini berkaca dari sejumlah negara yang menggelar pesta demokrasi saat pandemi masih melanda.

“Saya juga melihat beberapa negara telah menyelenggarakan pemilu di masa pandemi ini, baik pemilu lokal maupun pemilu nasional ,” ungkap Jokowi

Beberapa negara itu, Korea Selatan, Jerman, Singapura, dan Perancis. Dia berharap Indonesia bisa belajar dari mereka cara menyelenggarakan pilkada yang aman di tengah pandemi.

“Pilkada 2020 harus semakin berkualitas dan juga aman Covid-19 sehingga aspek kesehatan aspek keselamatan petugas peserta dan juga tentu saja pemilih harus menjadi prioritas,” tambah dia.

Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 270 daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pada awal pandemi Covid-19, KPU sempat menunda tahapan pilkada selama tiga bulan, terhitung sejak Maret hingga pertengahan Juni.

Tahapan pilkada baru dilanjutkan kembali pada pertengahan Juni lalu. Pemungutan suara yang semula dijadwalkan digelar pada 23 September digeser ke 9 Desember. (goek)

rekening gotong royong