Buka Pelatihan Cyber Media PDIP Jatim, Ini Harapan Dewanti Rumpoko

KOTA BATU – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dewanti Rumpoko membuka acara Pelatihan Cyber Media di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Kamis (22/10/2020). Pelatihan empat hari ini dilaksanakan Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim.

Dewanti mengatakan, di era sekarang, pelatihan cyber media ini kelewat penting. Dia menyebut, pelatihan diikuti utusan dari 19 DPC PDIP kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2020 ini tak hanya karena makin dekatnya hari-H coblosan pilkada, namun juga jadi penentu kemenangan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan di 19 kota/kabupaten.

Baca juga: Songsong Pilkada 2020, PDIP Jatim Siapkan Manajer Kampanye Terbaik

“Pelatihan ini sangat penting sekali. Ini termasuk serangan udara yang saat ini juga menjadi salah satu penentu kemenangan seorang calon kepala daerah,” kata Dewanti.

Politisi yang juga Wali Kota Baru ini pun berharap seluruh peserta yang mengikuti pelatihan juga langsung bisa menerapkan ilmu yang diperolehnya, di daerahnya masing-masing. Ke depan, tambah dia, diharapkan bisa lebih banyak lagi yang dilatih.

“Kalau bisa semua kader itu harus paham bagaimana menjalankan cyber media untuk kepentingan ke pemenangan pemilu, baik itu pilkada maupun pilpres dan pileg beberapa tahun yang akan datang,” ujarnya.

Pelatihan yang dilakukan oleh BP Pemilu secara terus-menerus, lanjut Dewanti, merupakan upaya untuk memenuhi target minimal menang di 13 dari 19 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menggelar pilkada.

Juga, sambung dia, untuk meningkatkan SDM kader dan sehingga kedepan akan lebih mudah ketika bertarung pada kontestasi politik lainnya.

“Sebetulnya kalau dilihat untuk pilkada sekarang, kalau bisa nanti lebih dari 13 atau mudah-mudahan bisa menang di 19 kota/kabupaten. Tapi lebih dari itu, acara ini adalah sebuah program partai yang berkesinambungan yang akhirnya nanti PDI Perjuangan mempunyai kader-kader yang sudah terdidik dengan bagus, karena setiap tahun itu selalu ada pilkada dan lain sebagainya,” bebernya.

Dewanti juga berharap para peserta ketika kembali ke daerahnya masing-masinh untuk bisa  menerapkan semua ilmu yang telah diperoleh. Juga untuk dapat mempromosikan perubahan dan terobosan baru yang telah dicapai oleh kepala daerahnya.

“Selain mempromosikan juga membuat penyeimbang berita ketika ada berita yang tidak baik yang tidak benar atau hoax. Kita memerangi hal-hal yang tidak baik, bukan hanya hoax tapi juga fitnah-fitnah pada kader terbaik kita, sehingga itu bisa menjadi jalan keluar atau diantisipasi,” tutup Dewanti.

Sementara itu, Kepala BP Pemilu DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono mengatakan, pelatihan diikuti utusan dari 19 kabupaten/kota di Jatim yang melaksanakan Pilkada 2020.

Sebagaimana pelatihan manajer kampanye yang juga digelar BP Pemilu beberapa waktu lalu, pelatihan cyber media di Wisma Perjuangan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Malahan ada peserta yang dipersilakan pulang karena hasil rapid test-nya reaktif. (rul)