Besok, Megawati Umumkan Nama Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim

JAKARTA – PDI Perjuangan mengumumkan nama bakal calon gubernur Jawa Timur yang akan diusung di Pilkada Jatim 2018 pada Minggu lusa (15/10/2017). Nama pasangan calon kepala daerah dan wakilnya itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

 
Selain Jawa Timur, Megawati juga mengumumkan jago yang akan diusung PDI Perjuangan di Pilgub Sulawesi Selatan.
 
“Acara pengumuman pasangan calon akan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri,” beber Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Jumat (13/10/2017) malam.
 
Menurut Hasto, pengumuman akan digelar pada pagi hari, pukul 09.30 WIB di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat.
 
Lebih lanjut Hasto mengatakan, ada pertimbangan tersendiri sehingga calon PDI Perjuangan untuk Pilgub Jatim dan Sulsel diumumkan pertama kali.
 
Yakni sebagai cerminan posisi politik PDIP akan keindonesiaan yang menempatkan semua daerah sama, setara dan memiliki arti penting sebagai pembentuk wajah NKRI.
 
Hasto menegaskan bahwa bagi PDIP, kepala daerah dan wakil kepala daerah ditempatkan sebagai satu kesatuan kepemimpinan yang solid, teruji, berpengalaman dan menyatukan.
 
PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang menempatkan rakyat sebagai sumber inspirasi.
 
“Kepemimpinan yang tidak hanya menyelesaikan masalah rakyat, namun juga meletakkan masa depan yang lebih baik hingga terciptalah suatu susunan masyarakat yang bahagia lahir dan batin, dan memiliki daya juang demi Indonesia yang lebih berdaulat, berdikari, dan berkebudayaan,” beber Hasto.
 
Politisi asal Yogyakarta ini menambahkan, PDIP tak mau mengusung calon yang hanya berorientasi pada kekuasaan dan ambisi pribadi.
 
Karena itu, PDIP benar-benar memiliki pertimbangan matang dalam mengusung calon baik dari unsur kader, tokoh masyarakat, birokrat, maupun pengusaha.
 
“Mereka yang telah diumumkan sebagai calon, akan mengikuti Sekolah Para Calon Kepala Daerah PDIP,” tegasnya.
 
Dia mengharapkan para calon kepala daerah yang ikut sekolah itu bisa memahami strategi pemenangan pemilu dengan semangat gotong royong.
 
“Mereka juga harus memahami tatanan pemerintahan yang baik, yang memromosikan pemerintahan yang efektif, antikorupsi, e-government, maupun memperkuat watak pemerintahan yang membangun peradaban dengan rakyat sebagai titik sentral orientasi kebijakan,” ujar Hasto. (goek)