Berikan Sembako kepada Nenek Jompo, Mensos: Ini Titipan dari Presiden

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara bercengkerama dengan nenek Yuliar (67) warga RT 12, RW 01, Kelurahan Cipete Utara, Jakarta ketika memberikan bantuan sembako dari presiden.

“Bu, Pak Jokowi titip salam buat ibu sekeluarga, kan sekarang situasi lagi sulit, orang kerja banyak yang di PHK, banyak yang kehilangan pekerjaan, semoga bermanfaat ya, ibu ya,” katanya sambil menyerahkan sembako.

Juliari pun berpesan bila bantuan yang terima lebih dari cukup agar diberikan kepada tetangganya. “Enggak papa kan ya, bagi-bagi biar semuanya nikmatin, semoga bermanfaat buat ibu sama keluarga di sini, semoga sehat-sehat ya bu ya,” ujarnya seperti keterangan tertulisnya, Kamis (7/5/2020).

Ketika ditanya berapa lama tinggal di daerah ini, si nenek mengaku sudah lebih dari 50 tahun tinggal di Ibu kota. “Udah hampir 50 tahun”, jawabnya.

Sementara itu, Efizal, anak nenek Yuliar, menjelaskan ibunya sudah dua tahun di tempat tidur.

Terkait bantuan, dia pun bersyukur dan berterima kasih masih mendapatkan berkah. Dia juga mendoakan Presiden Joko Widodo agar diberikan panjang umur dan bisa selalu membantu orang yang kurang beruntung sepertinya.

“Makasih banyak sudah ada perhatiannya sama rakyat kecil, semoga beliau dikasih sehat selalu, panjang umurnya, mudah-mudahan beliau bisa membantu rakyat yang ngga punya seperti kita ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk membagi bantuan sembako presiden tersebut dengan yang lain. “Ya, beliau membantu kita karena dalam keadaan ekonomi kaya gini, istilahnya kita bisa berbagilah dengan yang lainnya, kita dapet ini kalo bisa berbagi ya kita bagi,” katanya.

Efrizal juga mengaku baru pertama kali bertemu dengan Mensos secara langsung yang menurutnya sangat membaur dengan rakyat kecil. “Baru pertama kali ketemu Pak Menteri, alhamdulillah orangnya termasuk membaur ya sama rakyat-rakyat kecil, bisa berbagi,” ungkapnya.

Dia pun berharap agar bantuan yang datang tidak hanya saat ada musibah saja, tapi bisa terus perhatian dengan rakyat yang benar-benar terpuruk. (kompas)