Berdampak Positif pada Sektor Ekonomi, Desa Wisata Perlu Payung Hukum

MALANG – Potensi wisata di Kabupaten Malang cukup prospektif. Hal itu bisa dilihat dengan banyaknya destinasi wisata, dari wisata pantai hingga desa wisata yang mampu menarik wisatawan.

Salah satu contoh desa wisata di Kabupaten Malang yang sedang naik daun adalah di kawasan Pujon Kidul.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari mengatakan, sebenarnya Desa Pujon Kidul bisa dijadikan contoh dalam membangun dan mengembangkan desa wisata.

“Desa wisata di Pujon Kidul ini sangat luar biasa dan bisa dijadikan contoh pengembangan desa wisata tak hanya di Jawa Timur melainkan di Indonesia,” kata Sri Untari, Minggu (20/1/2020).

Legislator dapil Malang Raya ini menjelaskan, Desa Wisata Pujon Kidul dengan pesona keindahan alamnya ternyata mampu menarik sekitar 700 hingga 1000 wisatawan pada hari biasa. Jumlah wisatawan membeludak hingga sampai tembus 13 ribu orang terjadi pada saat akhir pekan atau weekend.

“Kondisi ini secara langsung akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Untari.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menjelaskan, keberadaan desa wisata yang ramah dengan alam dan lingkungan ini, selain berdampak ekonomi juga memiliki dampak sosial yang baik.

Selama ini, kata Untari banyak sekali warga pedesaan yang harus meninggalkan kampung halaman lantaran tidak ada pekerjaan. Sehingga banyak warga desa merantau dan akibatnya desa menjadi tertinggal karena kekurangan sumber daya manusia.

“Itulah kenapa saya sangat mendukung pengembangan desa wisata. Pertama karena bisa membangkitkan geliat perekonomian. Kedua, akan tumbuh UMKM dan itu akan berdampak positif kepada sektor perekonomian,” bebernya.

Karena itu, sebagai anggota legislatif, Untari akan mengusulkan agar ada regulasi yang mengatur tentang desa wisata, sehingga aktivitas di kawasan tersebut memiliki payung hukum yang baik. (set)