Begini, Alur Konsolidasi PDI Perjuangan Tahap I Tahun 2014

pdip jatim - alur konsolidasi 2014SURABAYA – Gerbong konsolidasi organisasi PDI Perjuangan bergerak. Konsolidasi serentak secara nasional untuk memantapkan kepemimpinan dalam struktural partai serta persiapan pelaksanaan kongres ke-V 2015.

Konsolidasi organisasi diatur menggunakan dua Surat Ketetapan DPP Partai. Yakni, SK Nomor 066/TAP/DPP/XI/2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang, Konferensi Cabang, dan Konferensi Daerah. Serta, SK Nomor 067/TAP/DPP/XI/2014 Tentang Mekanisme Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua PAC, DPC, dan DPD PDI Perjuangan.

Alur konsolidasi terbagi dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, digelar Rapat Ranting hingga Rapat DPD dan DPP untuk menjaring calon Ketua PAC, DPC, dan DPD. Untuk tahap kedua, digelar musancab untuk menetapkan Ketua PAC sekaligus pembentukan pengurus PAC. Dan, digelar konfercab serta konferda untuk memilih dan menetapkan nama Ketua DPC dan DPD sesuai rekomendasi dari DPP. Sementara Tahap Ketiga, pasca kongres, memilih dan membentuk kepengurusan di tingkat Anak Ranting dan Ranting.

Di Jawa Timur, pasca digelarnya rapat kerja daerah dengan agenda sosialisasi dua SK tersebut oleh DPD PDI Perjuangan Jatim beberapa waktu lalu, sosialisasi berlanjut ke tingkat cabang. DPD menjadwalkan sosialisasi SK dan konsolidasi tahap I di cabang-cabang tuntas pada minggu pertama Januari 2015. “Jadwal boleh berubah. Boleh maju (lebih cepat), tetapi tidak boleh mundur,” tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim H Sirmadji Tjondropragolo.

Di bagian lain, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim Bambang Yuwono, dalam beberapa acara sosialisasi di sejumlah DPC mengatakan, dua SK tersebut menjadi pedoman pelaksanaan konsolidasi organisasi pada periode ini. Mekanisme yang diatur oleh dua SK tersebut berbeda dengan konsolidasi organisasi pada periode-periode sebelumnya.

“Dua SK tersebut penerapan dari demokrasi Pancasila. Konsolidasi kali ini tidak menggunakan mekanisme voting, tapi musyawarah mufakat. Ini sekaligus mempertegas amanat kongres tahun 2010, dimana PDI perjuangan kembali ke jati diri sebagai partai yang menempuh jalan ideologi seperti diajarkan Bung Karno, yakni Pancasila 1 Juni 1945,” terang Bambang Yuwono.

Untuk tahap pertama, kata Bambang Yuwono, “Penjaringan dilakukan mulai dari struktur dua tingkat di bawahnya.”

Secara ringkas, begini alur konsolidasi organisasi Tahap I:

Rapat Ranting

Alur konsolidasi tahap pertama dimulai dengan Rapat Ranting. Rapat ranting menjaring (mengusulkan) calon Ketua PAC dan bakal calon Ketua DPC masing-masing sebanyak 3 nama. Hasil penjaringan diteruskan ke struktural di atasnya, yakni PAC.

Rapat PAC

Rapat PAC menjaring nama bakal calon ketua DPD sebanyak nol sampai dua nama. Untuk bakal calon ketua DPC 1-3 nama. Sementara untuk calon ketua PAC 1-3 nama. PAC juga meneruskan semua usulan Ranting pada tingkat di atas PAC.

Rapat DPC

Rapat DPC mengusulkan nama calon ketua DPD dan DPC masing-masing sebanyak 2 sampai 5 nama. DPC meneruskan semua usulan Ranting dan PAC ke DPD.

Rapat DPD

Rapat DPD mengusulkan nama bakal calon ketua DPC dan DPD masing-masing sebanyak 2 sampai 5 nama. DPD meneruskan semua usulan Ranting, PAC, dan DPC ke DPP Partai.

Rapat DPP

DPP menggelar uji kelayakan dan kepatutan serta psikotes untuk para bakal calon ketua DPC dan DPD. DPP merekomendasikan calon ketua DPC dan DPD masing-masing tiga nama untuk melanjutkan konsolidasi pada tahap II berupa konfercab di tingkat cabang dan konferda di tingkat daerah. (her)