Bamusi Kota Malang Gagas Silaturahmi Kaum Nasionalis

pdip jatim - silaturahmi bamusi - ketua dpc kota malangMALANG – Pengurus Cabang Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Malang menggelar acara silaturrahmi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Eddy Rumpoko, di Hotel Graha Asri Malang, Jumat (24/1/2015). Silaturahmi untuk menyatukan semua potensi nasionalis ini dihadiri , beberapa ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur lain yang sejalan dan sehaluan dengan ideologi Pancasila.

“Silaturahmi ini kami gelar untuk membuka wawasan kebangsaan agar lebih meningkat dan lebih solid guna memperkokoh ketahanan bangsa. Sehingga bertumpu pada satu titik, yaitu kebersamaan menuju penemuan kembali kepribadian Indonesia yang dilandasi semangat trisakti, kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945,” kata Ketua PC Bamusi Kota Malang Didik Supriyanto.

Didik yang juga penggagas acara ini menambahkan, kondisi sekarang ini telah membawa dampak secara langsung terhadap gaya hidup dan pola pikir masyarakat Indonesia. Juga berdampak pada semangat individu yang berlebihan, lunturnya nilai-nilai kebangsaan, radikalisme, liberalisme yang menjadi ancaman sangat serius bagi keutuhan NKRI.

“Sementara sistem ketatanegaraan tidak memberikan alternatif yang tepat untuk menjawab akumulasi permasalahan bangsa dan negara yang sedang dihadapi,” ujarnya.

Kader muda PDI Perjuangan ini menyebutkan, semangat individualisme telah memperluas keretakan persaudaraan sesama anak bangsa, sekaligus terjadi kemerosotan spirit nasionalis. “Ini sebagai konsekuensi logis daripada sebuah pilihan sistem yang memberi ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya free fight liberalism yang berpotensi melahirkan krisis keutuhan dan krisis identitas,” ucapnya.

Lewat silaturahmi semacam ini, pihaknya berharap bisa makin mempererat rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, khususnya di kalangan kaum nasionalis Kota Malang

Acara ini, imbuhnya, juga untuk menyatukan balung pisah demi membesarkan partai ke depan. Sebab, tradisi menutup diri partai selama sepuluh tahun terakhir tidak menghasilkan regenerasi yang bagus.

“Acara ini membuktikan bahwa masih banyak kader-kader nasionalis Malang yang selama ini berserakan tersebar di mana-mana untuk pulang kandang memperkuat lagi PDI Perjuangan, guna mengawal kebijakan Nawacita hingga ke level daerah,” pungkasnya. (pri)