Bambang DH: PDIP Amankan 27 Kursi DPRD Jatim

SURABAYA – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan Bambang DH optimistis PDIP keluar sebagai partai pemenang Pemilu 2019 di Jawa Timur.

Dari real count internal, menurut Bambang DH, setidaknya PDIP berhasil mengamankan 27 kursi dari kuota 120 kursi DPRD Jatim.

Angka tersebut meningkat dari perolehan Pemilu 2014 dimana PDIP hanya bisa memperoleh 19 kursi dari kuota 100 kursi, kalah dari PKB yang berhasil meraih 20 kursi.

“Kita bangga di Jatim, karena selama ini kita kan kalah dengan partai lain, kali ini lah di Pemilu 2019 PDIP menjadi pemenang di Jatim,” ucap Bambang DH, Minggu (5/5/2019).

Dari perolehan ini, Bambang DH mengatakan kader PDIP bisa memimpin DPRD Provinsi Jatim.

Selain, DPRD Provinsi, Mantan Wali Kota Surabaya ini juga mengungkapkan, kursi DPR RI dari Jatim untuk PDIP juga naik.

“Kita punya gambaran beberapa dapil mendapatkan tambahan kursi, jika sebelumnya dari Jatim kita dapat 18 kursi tahun ini bisa tambah 3 sampai 4 kursi,” ungkapnya.

Meningkatnya perolehan kursi baik DPR maupun DPRD Jatim ini, sebut Bambang DH, adalah bukti soliditas kader dan mesin partai yang kuat.

“Saya pikir ini hasil kerja keras teman-teman dan bukan hanya dari coattail effect Pilpres. Kalau coat tail effect itu biasanya bisa diidentifikasi dengan lompatan perolehan yang relatif tinggi. Ini naik tapi tidak terlalu jauh juga kan secara nasional,” ujarnya.

Sementara itu, proses rekapitulasi suara Pemilu 17 April 2019 di 38 kabupaten/kota se Jawa Timur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai Minggu (5/5/2019) hingga 9 Mei mendatang.

Ketua KPU Jawa Timur Choirul Anam mengatakan, untuk rekapitulasi hari pertama, ada tujuh kota, yaitu Kediri, Blitar, Pasuruan, Mojokerto, Madiun, Batu, dan Probolinggo.

“Untuk hari ini kita persiapkan ada tujuh kota yang akan kita lakukan proses rekap,” kata Anam.

Selanjutnya, 6 Mei dilanjutkan Kabupaten Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Lumajang, dan Pacitan. Kemudian untuk 7 Mei, Kabupaten Trenggalek, Tulungangung, Blitar, Kediri, Bondowoso, Ponorogo, Jember, dan banyuwangi. Tanggal 8 Mei, Kabupaten Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, dan Magetan. Dan terakhir 9 Mei, kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Surabaya. (goek)