oleh

Arifin – Syah Belanja Masalah dengan Blusukan ke Desa-desa Pinggiran

-Berita Terkini-9 kali dibaca

TRENGGALEK – Pasangan Cabup-cawabup Trenggalek Moch Nur Arifin – Syah Muhammad Natanegara bakal lebih banyak mengunjungi desa-desa pinggiran di sisa masa kampanye Pilkada 2020.

Cabup yang akrab disapa Mas Ipin itu mengatakan, ada hal yang bisa diperoleh dari desa-desa tersebut sebagai bahan pengambil kebijakan apabila dirinya nanti kembali terpilih sebagai kepala daerah.

Seperti saat mengunjungi Desa Depok, Kecamatan Panggul, Selasa (3/11/2020), Mas Ipin menyebutkan, masih banyak hal perlu dilakukan di desa yang wilayahnya perbatasan dengan kabupaten lain.

Desa desa tempat kampanye Mas Ipin itu berbatasan dengan dua kabupaten sekaligus. Yakni Ponorogo di sisi utara dan Pacitan di sisi barat.

“Bayangkan betapa uniknya masyarakat di desa ini. Di satu desa, berbatasan dengan dua kabupaten lain sekaligus. Dan, kalau saya lihat di sini, masih banyak yang perlu dilakukan (pemerintah),” kata Mas Ipin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek ini mengatakan, kunjungan ke desa pinggiran sekaligus berfungsi sebagai “belanja masalah”. Permasalahan yang dia dengar dari blusukan di desa-desa tersebut bakal dipakai sebagai bahan pembuat kebijakan.

“Jadi, dengan adanya kunjungan ke desa-desa, saya akan tahu kondisi langsung. Sehingga nanti di dalam rapat-rapat bersama tim di pemerintahan, saya bisa mendorong kebijakan yang lebih baik karena langsung mengetahui kondisi di lapangan,” jelasnya.

Karena itu, dia bersama Calon Wakil Bupati Trenggalek, Syah M Natanegara dan istri masing-masing saban hari kampanye berpisah menuju desa-desa berbeda untuk lebih banyak bahan masalah.

Di masa pandemi, imbuh Mas Ipin, sulit baginya untuk mengunjungi seluruh kawasan di Trenggalek. Maka, berbagi tugas bersama Cawabup Syah M Nata Negara itu dianggap langkah paling tepat.

“Makanya, dari kami pasti ada yang memilih ke daerah-daerah pelosok, terpencil, yang memang butuh penguatan, support, baik berupa infrastruktur dan lain sebagainya,” terangnya. (goek)

rekening gotong royong