Anas: Laptop Hibah Acara IMF-WB untuk Tingkatkan Daya Saing Pelajar Desa

BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang terus mendukung kemajuan Banyuwangi. Hal ini disampaikan Anas setelah Banyuwangi menerima hibah peralatan teknologi informasi (TI) dari Kemenkeu.

Peralatan tersebut sebelumnya digunakan dalam pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB). Total ada 100 laptop dan 50 printer senilai Rp1,7 miliar yang dihibahkan.

Anas berharap laptop tersebut bermanfaat tidak hanya untuk mengetik, tapi juga untuk desain grafis batik dan kemasan UMKM.

“Setelah infrastruktur pariwisata kami dibenahi, kini pusat memberi kami bantuan peranti teknologi yang sangat berkualitas. Tapi jangan sampai hanya digunakan ngetik. Sayang, kita garap juga menjadi media pembelajaran desain grafis untuk batik atau sejenisnya,” kata Anas Kamis (25/10/2018).

Pihaknya akan menempatkan perangkat tersebut ke sekolah-sekolah di pedesaan, terutama yang secara geografis terletak jauh dari pusat kota. Selain itu, juga ke pesantren dan rumah kreatif untuk membantu pemasaran UMKM.

“Sehingga bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan daya saing pelajar di tingkat desa, para santri, serta UMKM,” tuturnya.

Hibah tersebut diserahkan Sekjen Kemenkeu, Hadiyanto, kepada Bupati Abdullah Azwar Anas, yang disaksikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati di Aula Gedung Keuangan Negara, Denpasar, Bali, Kamis (25/10/2018).

Sri Mulyani berharap peralatan TI tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi, terutama untuk menunjang pelaksanaan pelayanan publik dan pendidikan.

“Ini salah satu bentuk terima kasih pemerintah pusat atas dukungan Banyuwangi,” kata Sri Mulyani.

Peralatan teknologi berupa laptop dan printer tersebut merupakan hasil pengadaan pemerintah pusat pada Agustus 2018 lalu untuk keperluan pertemuan tahunan internasional yang diikut lebih dari 17.000 delegasi seluruh dunia itu.

“Ini hanya digunakan selama satu minggu saja selama pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018. Jadi masih terhitung baru,” jelasnya.

Semua perangkat yang diserahkan ke Banyuwangi memiliki spesifikasi tinggi. Laptop yang dihibahkan memiliki spesifikasi 17 RAM 8GB, ROM 1 TB, Windows 10 Pro, Microsoft Office, screen 15.6 inch, include antivirus Kaspersky and mouse Logitech) dan printer HP Laserjet M102A.

“Harapan kami akan digunakan oleh tangan-tangan kreatif sehingga memunculkan kreator-kreator yang hebat dari alat ini,” ujar Sri Mulyani. (goek)