Anas Ingin Ponpes Jadi Boarding School Unggulan di Tengah Kota Banyuwangi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak pesantren menangkap peluang dari pendidikan berbasis asrama atau dikenal dengan istilah ‘boarding school’ yang saat ini sedang digandrungi masyarakat..

“Pada dasarnya boarding school yang saat ini digandrungi oleh masyarakat itu mengadaptasi pesantren,” kata Anas. Hal ini dia sampaikan saat meresmikan gedung baru SMP Unggulan Pesantren Al-Anwari, Kertosari, Banyuwangi, Kamis kemarin.

“Oleh karena itu, sudah semestinya pesantren menjadi yang terdepan untuk memenuhi ceruk pendidikan ala boarding school ini,” lanjut Anas.

Dia mengatakan, meningkatnya kenakalan remaja yang terjadi di antara jam sekolah dan jam kala mereka di rumah ditengarai menjadi penyebab tingginya minat orang tua memasukkan anak pada sekolah yang menerapkan boarding school.

Sebab, mereka ingin putra-putrinya tidak hanya dididik paruh waktu. Namun, bisa sepanjang waktu terpantau dengan baik.

“Di sekolah, anak kita bisa dipantau. Begitu pula saat di rumah. Namun, ketika beraktivitas di antara dua tempat tersebut, kita kesulitan untuk mengawasi. Di sinilah bisa menjadi pintu masuk berbagai hal negatif,” ujarnya.

Anas mengapresiasi Pesantren Al-Anwari yang kini mengembangkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berbasis boarding school.

Al-Anwari, sebutnya, merupakan salah satu pesantren yang dinilai cukup eksis dan berada di pusat kota Banyuwangi. Diharapkan dapat menjadi alternatif orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

“Saya bersyukur, Al-Anwari ini menjadi alternatif pendidikan agama di tengah kota. Banyuwangi memiliki banyak pesantren, tapi tidak banyak yang ada di tengah kota,” ungkapnya.

Dia sendiri mewacanakan adanya peningkatan jenis pendidikan di Banyuwangi. Seperti halnya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Banyuwangi. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi motor penggerak pendidikan agama.

“Jika ada IAIN di Banyuwangi, salah satu yang mendapat berkahnya adalah pesantren di sekelilingnya. Akan banyak mahasiswa yang mondok di pesantren-pesantren itu,” terangnya.

Anas segera mengomunikasikan hal itu dengan forum petinggi IAIN seluruh Indonesia yang kini sedang menggelar acara di Banyuwangi.

“Semoga dengan beberapa insentif yang diberikan oleh pemkab, hal tersebut bisa segera terealisasi,” harap dia. (goek)