Agustus, Paslon dari PDI Perjuangan Akan Diumumkan

BONDOWOSO – DPP PDI Perjuangan bakal mengumumkan nama-nama pasangan calon (paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusungnya pada Pilkada 2018. Pengumuman itu akan dikeluarkan untuk semua daerah yang menggelar pilkada serentak 2018.

“Nanti pada bulan Agustus rekomendasi itu akan diberikan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, usai mengikuti acara halal bihalal dan konsolidasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Bondowoso, kemarin.

Menurut Hasto, pada Pilkada 2018, kader Partai diutamakan sebagai calon yang diusung PDI Perjuangan. Tapi, pihaknya harus melihat peta politik, karena pemilu ini adalah pemilu rakyat, dan rakyat itu adalah hakim tertinggi.

“Kami selalu mengedepankan kader PDI Perjuangan. Namun jika mereka tidak memenuhi kualifikasi maka opsi terakhir adalah mengusung tokoh di luar PDIP itu sendiri,” kata Hasto,

Pun terhadap Pilbup Bondowoso 2018, DPP PDIP akan memformulasikan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung.

Menurutnya, PDI Perjuangan punya tugas untuk mencalonkan kader terbaiknya, dan Partai punya tanggung jawab untuk mengembangkan mekanisme kepemimpinan melalui kaderisasi partai.

Kader internal yang mendapat prioritas dicalonkan, harus betul-betul dikehendaki oleh rakyat.

“Kita akan memberi rekom, berdasarkan masukan dari internal partai, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat Bondowoso yang akan memilihnya,” jelas Hasto.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sendiri menargetkan menang pada ajang Pilbup Bondowoso.

“Targetnya adalah PDIP harus bisa duduk di kursi pemerintahan dalam Pilkada Bondowoso kali ini,” kata Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi.

Dia menjelaskan bahwa Bondowoso merupakan salah satu daerah yang ditargetkan PDIP bisa memenangkan Pilkada pada 2018 mendatang.

PDIP akan mencalonkan kadernya sebagai bupati. Namun demikian, jika pemetaan politik tidak memungkinkan, posisi wakil bupati dapat dipertimbangkan.

“Target sudah pasti menang. Namun jika peta kekuatan tidak memungkinkan, ya minimal jadi wakil bupati lah,” tambah Wakil Ketua DPRD Jatim ini. (goek)