oleh

Agus Wicaksono Tampung Keluhan Petani Terdampak Pandemi

-Berita Terkini, Legislatif-53 kali dibaca

LUMAJANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur H. Agus Wicaksono mengatakan, dampak pandemi Covid-19 pada ekonomi masyarakat, sangat dirasakan para petani di Lumajang.

“Dampak Covid-19 begitu dirasakan para petani, hasil panen mereka yang biasanya stabil kini tidak stabil. Jika biasanya para petani menanam beras ketan, dengan kondisi itu membuat mereka banting setir dengan menanam padi,” kata Agus Wicaksono, Selasa (2/3/2021).

Baca: Banteng Jatim Serahkan Sembako ke Masyarakat Terdampak Banjir di Nganjuk

Kondisi para petani yang ekonominya terdampak pandemi itu dia ketahui saat menggelar reses I tahun 2021 di Balai Desa Karang Anyar, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang Senin (2/3/2021) malam. 

Reses dihadiri 100 orang tersebut, digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan. Reses dihadiri kepala desa, perangkat desa , Tim Penggerak PKK, RT/RW, termasuk sejumlah warga sekitar.  

Beras ketan, sebut Agus, menjadi komoditi unggulan pada hasil pertanian di Lumajang. Biasanya, petani mengirim hasil panen di Bali, namun saat pandemi, mereka kesulitan dalam proses penjualan. 

“Termasuk, kelangkaan pupuk subsidi menjadi keluhan masyarakat. Para petani mengeluh kesulitan membeli pupuk subsidi, sehingga melalui reses ini tentunya akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk tindak lanjut,” tambahnya. 

Baca juga: Tutup Diklatsar Baguna PDIP Jatim, Agus Wicaksono: Masih Ada Tahapan Berikutnya

Pihaknya akan menyampaikan keluhan tersebut ke ranah Provinsi. Namun, langkah awal paling tidak harus dilakukan terlebih dahulu oleh Pemda Lumajang, sehingga kuota pupuk subsidi di masing-masing kecamatan terpenuhi termasuk upaya Pemda ketika masa panen. 

“Kita juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang agar penjualan para petani terakomodir. Sehingga padi petani terserap, Pemerintah masih bisa menjual kembali,” tandasnya. 

Kegiatan reses sendiri, berlangsung sampai 8 Maret mendatang. Rencananya, nanti malam akan dilanjutkan di Desa Yosowilangun Lor, Kraton, Yosowilangun Kidul. (drw)