6 Bulan Kampanye, Jokowi-Ma’ruf 58,7 Persen, Prabowo-Sandiaga 30,9 Persen

JAKARTA — Hasil sigi teranyar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA selama enam bulan masa kampanye menunjukkan elektabilitas pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin memperoleh suara sebesar 58,7 persen.

“Dari enam bulan masa kampanye, tren pertarungan sebenarnya sudah selesai. Jokowi-Ma’ruf unggul 20 persen di atas pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” ujar peneliti LSI, Ardian Sopa, dalam jumpa pers di kantor LSI, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

 LSI melakukan penelitian selama enam bulan terakhir, yakni mulai Agustus 2018 hingga Februari 2019. Survei ini menggunakan simulasi kertas suara.

Dari Agustus 2018 hingga Januari 2019, pemilih Jokowi-Ma’ruf masing-masing 52,2 persen, 53,2 persen, 57,7 persen, 53,2 persen, 54,2 persen, dan 54,8 persen. Sementara pemilih Prabowo-Sandiaga masing-masing 29,5 persen, 29,2 persen, 28,6 persen, 31,2 persen, 30,6 persen, dan 31,0 persen.

Pada bulan terakhir, atau Februari 2019, sebanyak 58,7 persen responden memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara 30,9 persen responden memilih Prabowo-Sandiaga.

Kemudian, ada suara tidak sah 0,5 persen dan sebanyak 9,9 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

“Angka ini jauh meninggalkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sebanyak 30,9 persen,” ujar Ardian Sopa.

Pengumpulan data untuk survei Februari 2019 dilakukan pada 18-25 Februari 2019. Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden.

Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner. Adapun margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen.

Peneliti menggunakan biaya sendiri dalam penelitian. Sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan politik yang dilakukan di tingkat pemilihan daerah.

Sebelumnya lembaga riset pasar asal Australia, Roy Morgan juga mengeluarkan hasil riset tentang elektabilitas Jokowi – Ma’ruf dan Prabowo – Sandi. Dalam survei itu, Roy Morgan mencatat elektabilitas Jokowi per Januari sebesar 58 persen. Sementara elektabilitas penantangnya, Prabowo 42 persen. (goek)